Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

Written By Unknown on Senin, 18 Februari 2013 | 09.38

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIHSG Disemangati Positifnya Bursa AsiaG20 Sinyalkan Tidak Ada Perang Mata UangRupiah Rawan Menuju Rp 9.690 per Dollar ASSentimen Konsumen Dorong Ketenagakerjaan ASIHSG Berkonsolidasi di Awal PekanAlasan Anak Usaha Grup Bakrie Jual AsetHarga Buah Impor Melonjak, Produk Lokal Harus DidorongBNI Kejar Traksaksi Penerimaan Valas Negara Rp 62 TriliunGaruda Perluas Jaringan ke Enam Kota BaruHarga Beras Turun KembaliBank Mandiri Terus Dorong Bisnis Kartu KreditHarga Buah Impor Naik TajamPLTS Kapasitas 1 MW Dibangun di BaliLima Pilihan Hemat Konsumsi BBM ala JeroMerpati Tidak Akan Mati


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 18 Feb 2013 09:20:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/09045321/IHSG.Disemangati.Positifnya.Bursa.Asia Mon , 18 Feb 2013 09:04:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/30/1244077t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bursa Asia pada Senin 18/2/2013 pagi ini dibuka menguat terutama bursa Jepang yang kembali reli sekitar 1,8 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/09045321/IHSG.Disemangati.Positifnya.Bursa.Asia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/09045321/IHSG.Disemangati.Positifnya.Bursa.Asia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08222062/G20.Sinyalkan.Tidak.Ada.Perang.Mata.Uang Mon , 18 Feb 2013 08:22:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/16/0714239t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Negara-negara yang bergabung dalam Kelompok G20 menyiratkan tidak menyepakati terjadinya perang mata uang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08222062/G20.Sinyalkan.Tidak.Ada.Perang.Mata.Uang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08222062/G20.Sinyalkan.Tidak.Ada.Perang.Mata.Uang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08081363/Rupiah.Rawan.Menuju.Rp.9.690.per.Dollar.AS Mon , 18 Feb 2013 08:08:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/04/1922214t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di awal pekan ini, Senin 18/2/2013, rupiah potensial bergerak dengan kecenderungan turun di rentang Rp 9.670-9.690 per dollar AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08081363/Rupiah.Rawan.Menuju.Rp.9.690.per.Dollar.AS">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08081363/Rupiah.Rawan.Menuju.Rp.9.690.per.Dollar.AS http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08021116/Sentimen.Konsumen.Dorong.Ketenagakerjaan.AS Mon , 18 Feb 2013 08:02:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/27/0805497t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen konsumen di Amerika Serikat membaik pada bulan Februari 2013 meski ada kecemasan mengenai penurunan pada pendapatan di masa depan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08021116/Sentimen.Konsumen.Dorong.Ketenagakerjaan.AS">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08021116/Sentimen.Konsumen.Dorong.Ketenagakerjaan.AS http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0752056/IHSG.Berkonsolidasi.di.Awal.Pekan Mon , 18 Feb 2013 07:52:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/27/1054132t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan akan berkonsolidasi pada perdagangan awal pekan ini, Senin 18/2/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0752056/IHSG.Berkonsolidasi.di.Awal.Pekan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0752056/IHSG.Berkonsolidasi.di.Awal.Pekan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/07335523/Alasan.Anak.Usaha.Grup.Bakrie.Jual.Aset Mon , 18 Feb 2013 07:33:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/0923088t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Grup Bakrie harus menyediakan dana 278 juta dollar AS untuk membeli kembali saham buyback PT Bumi Resources Tbk BUMI milik Bumi Plc. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/07335523/Alasan.Anak.Usaha.Grup.Bakrie.Jual.Aset">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/07335523/Alasan.Anak.Usaha.Grup.Bakrie.Jual.Aset http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0715460/Harga.Buah.Impor.Melonjak..Produk.Lokal.Harus.Didorong Mon , 18 Feb 2013 07:15:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/30/1228135-wen---buah-lokal-mulai-mendominasi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah perlu mendorong petani buah lokal. Hal ini dilakukan untuk menggantikan buah impor yang makin dibatasi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0715460/Harga.Buah.Impor.Melonjak..Produk.Lokal.Harus.Didorong">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0715460/Harga.Buah.Impor.Melonjak..Produk.Lokal.Harus.Didorong http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/21405734/BNI.Kejar.Traksaksi.Penerimaan.Valas.Negara.Rp.62.Triliun Sun , 17 Feb 2013 21:40:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/17/2135251-pembukaan-layanan-penerimaan-negara-valas-di-new-york-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">BNI mulai mengaktifkan layanan penerimaan negara dalam denominasi valas, di kantor cabang luar negerinya. Target tahun ini, Rp 62 T. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/21405734/BNI.Kejar.Traksaksi.Penerimaan.Valas.Negara.Rp.62.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/21405734/BNI.Kejar.Traksaksi.Penerimaan.Valas.Negara.Rp.62.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/2110427/Garuda.Perluas.Jaringan.ke.Enam.Kota.Baru.. Sun , 17 Feb 2013 21:10:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/28/0652208-penilaian-media-australia-atas-layanan-garuda--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Garuda Indonesia melalui kerjasama codeshare agreement dengan Etihad Airways, menambah penerbangan ke enam destinasi di Eropa dan Timur Tengah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/2110427/Garuda.Perluas.Jaringan.ke.Enam.Kota.Baru..">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/2110427/Garuda.Perluas.Jaringan.ke.Enam.Kota.Baru.. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19254922/Harga.Beras.Turun.Kembali Sun , 17 Feb 2013 19:25:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/11/1730333t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga beras di pasar Induk Cipinang di Jakarta Timur kembali turun. Hal ini dipengaruhi karena jumlah pasokan beras yang kembali normal. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19254922/Harga.Beras.Turun.Kembali">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19254922/Harga.Beras.Turun.Kembali http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19134315/Bank.Mandiri.Terus.Dorong.Bisnis.Kartu.Kredit Sun , 17 Feb 2013 19:13:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/12/15/1131316t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kartu kredit Bank Mandiri bertambah 20,9 persen pada 2012, melebihi pertumbuhan nasional. Pembiayaan kartu kredit tumbuh 17 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19134315/Bank.Mandiri.Terus.Dorong.Bisnis.Kartu.Kredit">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19134315/Bank.Mandiri.Terus.Dorong.Bisnis.Kartu.Kredit http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19053911/Harga.Buah.Impor.Naik.Tajam. Sun , 17 Feb 2013 19:05:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/01/1300068t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga buah impor di beberapa pasar dan gudang buah di Jakarta mengalami peningkatan tajam hingga dua kali lipat. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19053911/Harga.Buah.Impor.Naik.Tajam.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19053911/Harga.Buah.Impor.Naik.Tajam. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/14151583/PLTS.Kapasitas.1.MW.Dibangun.di.Bali Sun , 17 Feb 2013 14:15:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/24/1214335t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pusat Listrik Tenaga Surya berkapasitas 1 megawatt dibangun di Bali. Ini diharapkan menjadi pendorong pengembangan energi surya bagi kelistrikan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/14151583/PLTS.Kapasitas.1.MW.Dibangun.di.Bali">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/14151583/PLTS.Kapasitas.1.MW.Dibangun.di.Bali http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12463166/Lima.Pilihan.Hemat.Konsumsi.BBM.ala.Jero Sun , 17 Feb 2013 12:46:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/03/2301178-konsumsi-bbm-bersubsidi-capai-43-juta-kiloliter-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Energi dan Sumber Daya Energi ESDM Jero Wacik menyatakan ada lima jurus alternatif untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak BBM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12463166/Lima.Pilihan.Hemat.Konsumsi.BBM.ala.Jero">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12463166/Lima.Pilihan.Hemat.Konsumsi.BBM.ala.Jero http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12041063/Merpati.Tidak.Akan.Mati Sun , 17 Feb 2013 12:04:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/15/1005118t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Persero Rudy Setyopurnomo menyatakan maskapainya tidak akan pernah mati <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12041063/Merpati.Tidak.Akan.Mati">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12041063/Merpati.Tidak.Akan.Mati

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIHSG Disemangati Positifnya Bursa AsiaG20 Sinyalkan Tidak Ada Perang Mata UangRupiah Rawan Menuju Rp 9.690 per Dollar ASSentimen Konsumen Dorong Ketenagakerjaan ASIHSG Berkonsolidasi di Awal PekanAlasan Anak Usaha Grup Bakrie Jual AsetHarga Buah Impor Melonjak, Produk Lokal Harus DidorongBNI Kejar Traksaksi Penerimaan Valas Negara Rp 62 TriliunGaruda Perluas Jaringan ke Enam Kota BaruHarga Beras Turun KembaliBank Mandiri Terus Dorong Bisnis Kartu KreditHarga Buah Impor Naik TajamPLTS Kapasitas 1 MW Dibangun di BaliLima Pilihan Hemat Konsumsi BBM ala JeroMerpati Tidak Akan Mati


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Mon , 18 Feb 2013 09:20:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/09045321/IHSG.Disemangati.Positifnya.Bursa.Asia Mon , 18 Feb 2013 09:04:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/30/1244077t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bursa Asia pada Senin 18/2/2013 pagi ini dibuka menguat terutama bursa Jepang yang kembali reli sekitar 1,8 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/09045321/IHSG.Disemangati.Positifnya.Bursa.Asia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/09045321/IHSG.Disemangati.Positifnya.Bursa.Asia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08222062/G20.Sinyalkan.Tidak.Ada.Perang.Mata.Uang Mon , 18 Feb 2013 08:22:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/16/0714239t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Negara-negara yang bergabung dalam Kelompok G20 menyiratkan tidak menyepakati terjadinya perang mata uang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08222062/G20.Sinyalkan.Tidak.Ada.Perang.Mata.Uang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08222062/G20.Sinyalkan.Tidak.Ada.Perang.Mata.Uang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08081363/Rupiah.Rawan.Menuju.Rp.9.690.per.Dollar.AS Mon , 18 Feb 2013 08:08:13 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/04/1922214t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Di awal pekan ini, Senin 18/2/2013, rupiah potensial bergerak dengan kecenderungan turun di rentang Rp 9.670-9.690 per dollar AS. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08081363/Rupiah.Rawan.Menuju.Rp.9.690.per.Dollar.AS">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08081363/Rupiah.Rawan.Menuju.Rp.9.690.per.Dollar.AS http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08021116/Sentimen.Konsumen.Dorong.Ketenagakerjaan.AS Mon , 18 Feb 2013 08:02:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/27/0805497t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen konsumen di Amerika Serikat membaik pada bulan Februari 2013 meski ada kecemasan mengenai penurunan pada pendapatan di masa depan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08021116/Sentimen.Konsumen.Dorong.Ketenagakerjaan.AS">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/08021116/Sentimen.Konsumen.Dorong.Ketenagakerjaan.AS http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0752056/IHSG.Berkonsolidasi.di.Awal.Pekan Mon , 18 Feb 2013 07:52:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/27/1054132t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan akan berkonsolidasi pada perdagangan awal pekan ini, Senin 18/2/2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0752056/IHSG.Berkonsolidasi.di.Awal.Pekan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0752056/IHSG.Berkonsolidasi.di.Awal.Pekan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/07335523/Alasan.Anak.Usaha.Grup.Bakrie.Jual.Aset Mon , 18 Feb 2013 07:33:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/0923088t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Grup Bakrie harus menyediakan dana 278 juta dollar AS untuk membeli kembali saham buyback PT Bumi Resources Tbk BUMI milik Bumi Plc. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/07335523/Alasan.Anak.Usaha.Grup.Bakrie.Jual.Aset">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/07335523/Alasan.Anak.Usaha.Grup.Bakrie.Jual.Aset http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0715460/Harga.Buah.Impor.Melonjak..Produk.Lokal.Harus.Didorong Mon , 18 Feb 2013 07:15:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/01/30/1228135-wen---buah-lokal-mulai-mendominasi--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah perlu mendorong petani buah lokal. Hal ini dilakukan untuk menggantikan buah impor yang makin dibatasi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0715460/Harga.Buah.Impor.Melonjak..Produk.Lokal.Harus.Didorong">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/18/0715460/Harga.Buah.Impor.Melonjak..Produk.Lokal.Harus.Didorong http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/21405734/BNI.Kejar.Traksaksi.Penerimaan.Valas.Negara.Rp.62.Triliun Sun , 17 Feb 2013 21:40:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/17/2135251-pembukaan-layanan-penerimaan-negara-valas-di-new-york-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">BNI mulai mengaktifkan layanan penerimaan negara dalam denominasi valas, di kantor cabang luar negerinya. Target tahun ini, Rp 62 T. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/21405734/BNI.Kejar.Traksaksi.Penerimaan.Valas.Negara.Rp.62.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/21405734/BNI.Kejar.Traksaksi.Penerimaan.Valas.Negara.Rp.62.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/2110427/Garuda.Perluas.Jaringan.ke.Enam.Kota.Baru.. Sun , 17 Feb 2013 21:10:42 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/28/0652208-penilaian-media-australia-atas-layanan-garuda--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Garuda Indonesia melalui kerjasama codeshare agreement dengan Etihad Airways, menambah penerbangan ke enam destinasi di Eropa dan Timur Tengah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/2110427/Garuda.Perluas.Jaringan.ke.Enam.Kota.Baru..">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/2110427/Garuda.Perluas.Jaringan.ke.Enam.Kota.Baru.. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19254922/Harga.Beras.Turun.Kembali Sun , 17 Feb 2013 19:25:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/01/11/1730333t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga beras di pasar Induk Cipinang di Jakarta Timur kembali turun. Hal ini dipengaruhi karena jumlah pasokan beras yang kembali normal. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19254922/Harga.Beras.Turun.Kembali">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19254922/Harga.Beras.Turun.Kembali http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19134315/Bank.Mandiri.Terus.Dorong.Bisnis.Kartu.Kredit Sun , 17 Feb 2013 19:13:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/12/15/1131316t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kartu kredit Bank Mandiri bertambah 20,9 persen pada 2012, melebihi pertumbuhan nasional. Pembiayaan kartu kredit tumbuh 17 persen. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19134315/Bank.Mandiri.Terus.Dorong.Bisnis.Kartu.Kredit">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19134315/Bank.Mandiri.Terus.Dorong.Bisnis.Kartu.Kredit http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19053911/Harga.Buah.Impor.Naik.Tajam. Sun , 17 Feb 2013 19:05:39 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/01/1300068t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Harga buah impor di beberapa pasar dan gudang buah di Jakarta mengalami peningkatan tajam hingga dua kali lipat. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19053911/Harga.Buah.Impor.Naik.Tajam.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/19053911/Harga.Buah.Impor.Naik.Tajam. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/14151583/PLTS.Kapasitas.1.MW.Dibangun.di.Bali Sun , 17 Feb 2013 14:15:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/24/1214335t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pusat Listrik Tenaga Surya berkapasitas 1 megawatt dibangun di Bali. Ini diharapkan menjadi pendorong pengembangan energi surya bagi kelistrikan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/14151583/PLTS.Kapasitas.1.MW.Dibangun.di.Bali">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/14151583/PLTS.Kapasitas.1.MW.Dibangun.di.Bali http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12463166/Lima.Pilihan.Hemat.Konsumsi.BBM.ala.Jero Sun , 17 Feb 2013 12:46:31 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/03/2301178-konsumsi-bbm-bersubsidi-capai-43-juta-kiloliter-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Energi dan Sumber Daya Energi ESDM Jero Wacik menyatakan ada lima jurus alternatif untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak BBM. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12463166/Lima.Pilihan.Hemat.Konsumsi.BBM.ala.Jero">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12463166/Lima.Pilihan.Hemat.Konsumsi.BBM.ala.Jero http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12041063/Merpati.Tidak.Akan.Mati Sun , 17 Feb 2013 12:04:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/15/1005118t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines Persero Rudy Setyopurnomo menyatakan maskapainya tidak akan pernah mati <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12041063/Merpati.Tidak.Akan.Mati">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/02/17/12041063/Merpati.Tidak.Akan.Mati


09.38 | 0 komentar | Read More

Lima Berita Bisnis Keuangan Terpopuler Pekan Ini

Written By Unknown on Minggu, 17 Februari 2013 | 09.38

Lima Berita Bisnis Keuangan Terpopuler Pekan Ini

Sabtu, 16 Februari 2013 | 18:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama sepekan ini, artikel yang paling banyak di baca pembaca kompas.com pada rubrik Bisnis Keuangan adalah mengenai Dahlan Iskan dan mobil listriknya, Tucuxi.

Berikut lima berita yang paling populer di rubrik Bisnis Keuangan selama semiggu terakhir.

1. Mobil Listrik Tucuxi Akhirnya Kandas

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku tak bisa mengembangkan kembali mobil listrik Tucuxi. Pasca kecelakaan beberapa waktu lalu, mobil Tucuxi sudah hancur total.

2. Dalam Sehari, Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Rp 37 Triliun

Nilai kekayaan miliarder terkaya dunia asal Meksiko, Carlos Slim, terpangkas 3,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 37 triliun di sepanjang transaksi hari Rabu (13/2/2013) waktu setempat.

3. Ini Monorel Buatan Dalam Negeri

Monorel yang akan menjadi moda transportasi perkotaan, telah bisa dibuat di dalam negeri. Namun untuk menguji ketahanan dan kualitas monorel, dibutuhkan trek untuk uji coba dan standar nasional. Untuk itu pemerintah diminta segera menyiapkan semua keperluan tersebut.

4. Hary Tanoe Mengincar Media Milik Bakrie?

Grup MNC berambisi menguasai jaringan televisi di Indonesia. Perusahaan yang dikendalikan konglomerat Hary Tanoesoedibjo ini disebut-sebut berniat mengakuisisi perusahaan media milik kelompok usaha Bakrie yang dikelola PT Visi Media Asia Tbk.

5. Edwin Beli Tambang, Edward Beli Monorel

Kakak beradik Keluarga Soeryadjaya tengah gencar berekspansi. Edwin Soeryadjaya, pendiri Saratoga Group, kini mencaplok pertambangan emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur. Sementara sang kakak, Edward Soeryadjaya, membeli 90 persen saham PT Jakarta Monorail, calon operator angkutan massal di Jakarta.

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More

Indonesia Harus Ambil Alih FIR dari Singapura

Indonesia Harus Ambil Alih FIR dari Singapura

Sabtu, 16 Februari 2013 | 19:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com  - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia, yang baru diresmikan bulan lalu, harus segera melakukan konsolidasi organisasi. Organisasi yang kuat akan memungkinkan LPPNPI bisa mengambil alih Flight Information Region (FIR) yang saat ini dikuasai oleh Singapura.

Demikian kesimpulan yang didapat dari seminar "Harapan dan Tantangan Navigasi Penerbangan Indonesia" yang digelar Masyarakat Transportasi Indonesia di Jakarta, Kamis (14/2/2013).

"Wilayah kontrol udara di Indonesia saat ini dikuasai oleh Singapura. Mereka bisa mendapatkan hak untuk mengatur lalu lintas udara karena peralatan mereka lebih modern dan menggunakan satelit. Kini sudah saatnya Indonesia mengambil alih kontrol udara di atas wilayah Indonesia," kata Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim.

Menurut Chappy, Indonesia mempunyai peluang untuk memegang kendali atas lalu lintas udara tidak hanya di atas Indonesia, tetapi juga untuk kawasan Asia Tenggara.

"Namun, hal itu baru bisa dicapai jika kemampuan dan fasilitas navigasi kita memungkinkan," kata Chappy.

Direktur Keselamatan dan Standar LPPNPI Wisnu Darjono mengakui, saat ini peralatan radar masih menggunakan radar darat yang jangkauannya tak terlalu luas. "Kami akan mengganti fasilitas yang lebih modern setelah pengambilalihan ini selesai," kata Wisnu.

Risman Nurjadin, Ketua Persatuan Ahli Navigasi Penerbangan Indonesia, mengatakan, perlu dibuat rencana cadangan yang andal apabila ada gangguan pada sistem navigasi. "Rencana ini penting untuk keselamatan," kata Risman. (ARN)

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More

Pelabuhan JICT Bantu Balita di Jakarta Utara

Hari Gizi

Pelabuhan JICT Bantu Balita di Jakarta Utara

Penulis : Haryo Damardono | Sabtu, 16 Februari 2013 | 20:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Sekitar 600 anak di bawah lima tahun atau balita memperolah paket gizi seimbang dan pemeriksaan kesehatan gratis dari PT Jakarta International Container Terminal (JICT). Para balita tersebut diberi bantuan di stadion Rawa Badak Selatan, Kelurahan Koja, Jakarta Utara .

Melalui salah satu program Klinik Sehat JICT, terminal petikemas terbesar di Indonesia ini melaksanakan gebyar sehat dalam rangka Hari Gizi Nasional Anak se-Kecamatan Ko ja Jakarta Utara. Tema utama kegiatan ini adalah Gerakan Merah Putih, yakni kampanye gerakan sehat agar anak menyukai buah dan sayur.

Melalui gerakan Merah Putih, JICT peduli terhadap masalah gizi anak dan masyarakat untuk mencegah angka kematian pada anak. "Hal ini sejalan dengan percepatan pencapaian target Milenium Development Goals (MDGs)," kata Manager Corporate Affai rs PT JICT Indhira Gita Lestari, Sabtu (16/2/2013) di Jakarta.

Indhira menambahkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 900.000 anak menderita kekurangan gizi pada tahun 2012, di mana Malnutrisi merupakan penyebab dari separuh kematian anak Indonesia.

"Kami berupaya mengurangi gizi buruk pada balita melalui kampanye gerakan merah putih ini yang rutin kami laksanakan setiap tahun" ujar Indira.

Klinik Sehat JICT merupakan program CSR di bidang kesehatan. Sejak didirikan pada tahun 2010 sampai saat ini sudah lebih dari 3.000 masyarakat di lingkungan Koja tela h menikmati fasilitas kesehatan secara gratis. Fasilitas ini meliputi layanan umum, gigi, anak dan kebidanan.

Editor :

Marcus Suprihadi


09.38 | 0 komentar | Read More

Rekor IHSG Berlanjut

Written By Unknown on Sabtu, 16 Februari 2013 | 09.38

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, kembali ditutup dengan rekor baru, Jumat (15/2/2013). Tercatat IHSG ditutup dengan kenaikan 21,11 poin, setara 0,46 persen dari level sebelumnya, menjadi 4.609,79.

"Secara teknikal kenaikan IHSG hari ini kembali menciptakan all time high (rekor, red) yang baru pada level 4.616. Namun hanya bisa ditutup di level 4.609," kata Head of Research PT eTrading Securities, Betrand Raynaldi, Jumat (15/2/2013). Dia memperkirakan dalam perdagangan Senin (18/3/2013) IHSG akan berkonsolidasi dengan kecenderungan naik untuk menguji ketahanannya di level 4.650.

Penjualan hari ini, berdasarkan data eTrading, mencatatkan transaksi sebanyak 16,36 juta lot, senilai Rp 5,52 triliun. Saham sektor keuangan masih menjadi pendorong utama pergerakan IHSG hari ini, dengan kenaikan 0,87 persen. Disusul sektor consumer goods (0,84), agrikultur (0,73 persen), infrastruktur (0,59), konstruksi dan properti (0,34), perdagangan (0,28), dan industri dasar (0,13). Hanya sektor pertambangan yang masih anjlok, turun 0,63 persen.

Tercatat sebanyak 134 saham mengalami penguatan, 115 saham mengalami penurunan, 104 saham tidak mengalami perubahan, dan 115 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Saham PT Telkom dan perbankan seperti BRI, masih masuk dalam daftar 'top gainers' bursa. Sedangkan saham BUMI, menjadi salah satu saham yang terpuruk dalam daftar 'top looser'.

Hingga akhir perdagangan, eTrading mendata investor asing tercatat membeli saham senilai Rp 710,21 miliar. Saham 'favorit' asing ini antara lain milik PT Telkom, Unilever, BCA, dan BRI.

Sayangnya, reli rekor bursa ini tak diikuti kabar serupa dari nilai tukar rupiah. Rupiah masih melemah dengan kurs Rp 9.670 per dolar Amerika.

Editor :

Palupi Annisa Auliani


09.38 | 0 komentar | Read More

Gerindra: Pemerintah Harus Tegas Basmi Kartel Pangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya harga daging, kedelai, dan beberapa komoditas pangan lain, tak lepas dari adanya kartel pangan yang tetap eksis hingga sekarang. Terungkapnya kasus korupsi impor daging, menjadi bukti kuat praktik ini.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mengakui temukan banyak mafia impor pangan dalam bentuk kartel-kartel. Kartel pangan ini diduga kuat punya jaring ke pihak pengambil keputusan. Mereka berkolusi dengan penguasa.

"Informasi KPK ini harusnya membuat pemerintah segera mengambil tindakan untuk mentertibkannya. Bukan justru meminta publik tak gegabah menyalahkan adanya kartel," kata Fadli Zon dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (15/2/2013).

Selama ini pemerintah terlalu percaya diri dengan sistem yang dibuatnya. Pemerintah yakin bahwa sistem akan menghindari terbentuknya kartel pangan. Sehingga tak aktif atau tak mau menyelidiki keberadaan kartel-kartel pangan.

Menjamurnya kartel pangan juga refleksi dari lemahnya UU Antimonopoli kita. Benar, kita punya UU No 5 tahun 1999, tapi aturan tersebut dibuat dalam konteks memenuhi pesanan IMF terkait dana bantuan yang dijanjikannya.

"Pada 2012, total impor pangan kita senilai Rp. 81,5 triliun rupiah. Kartel importir bahan pangan mengambil 30 persen keuntungan pertahun atau sekitar 11.3 triliun rupiah. Tahun ini kuota impor mulai diturunkan. Pemerintah harus pertahankan kebijakan ini," kata Fadli.

Menurut Fadli, jangan sampai pemerintah distir oleh kepentingan kartel pangan untuk menambah kuota impor demi menstabilkan harga. Impor bebas hanya akan menguntungkan kartel pangan dan merugikan petani serta konsumen.

Kartel pangan juga sering memanfaatkan kelemahan pemerintah. Seperti lemahnya akurasi data pangan, sebagaimana sering terjadi dalam sensus cadangan sapi nasional. "Simpang siur data pangan inilah yang seringkali dimainkan kelompok kartel," katanya.

Agar pangan nasional terjamin, pemerintah tak cukup melakukan pembatasan impor, namun juga harus bertindak tegas menghapuskan kartel-kartel pangan.


09.38 | 0 komentar | Read More

Bank Hokuto dan Bank BNI Jembatani Pengusaha Jepang-Indonesia

Kerja Sama Bisnis

Bank Hokuto dan Bank BNI Jembatani Pengusaha Jepang-Indonesia

Penulis : Nasru Alam Aziz | Sabtu, 16 Februari 2013 | 04:46 WIB

Kompas/Nasru Alam Aziz

Kantor Cabang Bank Hokuto di Kota Yokote, Perfektur Akita, Jepang.

TERKAIT:

AKITA, KOMPAS.com — Bank Hokuto yang berbasis di Akita, ibu kota Prefektur Akita, Jepang, telah dua tahun menjalin kerja sama dengan Bank BNI. Kedua bank menjembatani kepentingan bisnis pengusaha Jepang dengan mitranya di Indonesia.

Akira Sasaki, General Manager Divisi Pengembangan Regional Bank Hokuto, menjelaskan, melalui kerja sama tersebut, pengusaha Jepang yang merupakan nasabah Bank Hokuto mendapat peluang untuk bermitra dengan pengusaha Indonesia.

Sejauh ini, menurut Sasaki, sudah ada dua perusahaan di Akita yang menjalin kerja sama dengan perusahaan di Indonesia, masing-masing bergerak pada sektor pertambangan dan otomotif. "Bank Hokuto akan membantu semaksimal mungkin agar kerja sama bisnis tersebut bisa menjadi lebih baik lagi," kata Sasaki kepada Kompas di Akita, Jumat (15/2/2013).

Dalam perkembangannya ke depan, Bank Hokuto tidak hanya membantu dalam hal pengembangan bisnis. Bank Hukoto juga akan mewadahi proses alih teknologi dan ekspor-impor produk antara Akita dan Indonesia.

"Perusahaan Indonesia punya peluang mengirim karyawannya untuk belajar di perusahaan mitranya di Akita. Dengan demikian, diharapkan terjadi alih teknologi," kata Sasaki.

Pada Jumat sore, delegasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif disambut dengan jamuan sore di Kantor Cabang Bank Hokuto di Kota Yokote. Delegasi Indonesia yang dipimpin Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif M Faried berada di Yokote untuk mengikuti Festival Musim Salju.

Pemerintah Kota Yokote memberi kesempatan kepada Indonesia untuk membangun sebuah kamakura (rumah salju) sebagai bagian dari festival tersebut. Indonesia adalah negara asing pertama yang ikut berpartisipasi pada festival tradisional Yokote yang telah berlangsung lebih dari 400 tahun itu.


09.38 | 0 komentar | Read More

Penurunan Harga Emas Terus Berlanjut

Written By Unknown on Jumat, 15 Februari 2013 | 09.38

Penurunan Harga Emas Terus Berlanjut

Penulis : Eny Prihtiyani | Jumat, 15 Februari 2013 | 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang perdagangan Kamis (14/2/2013) kemarin, harga emas di pasar internasional mengalami penurunan. Penurunan tersebut melanjutkan tren penurunan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Harga emas untuk Aprilturun 0,6 persen menjadi 1.635,5 dollar AS perounce di Comex. Resistant pertama di 1.655 dollar AS dan berikut ke 1.650 dollar AS sedangkan support pertama ke 1.630 dollar AS dan lanjut ke 1.627,9 dollar AS.

Penurunan harga juga terjadi pada harga emas Loco Londol gold (LLG). Harga emas LLG sempat turun ke terendahnya di 1.632, 65 dollar AS dan ditutup mendekati harga terendahnya di 1.634,55 dollar AS turun 7, 65 dollar AS per ounce. Range sebesar 17,15 dollar AS tertinggi di 1.649,8 dollar AS dan terendah 1.632,65 dollar AS per ounce.

Jumat 15/2/2013 pagi ini, harga emas LLG dibuka di 1.633, 9 dollar AS atau turun 65 sen.

Jumat (15/2/2013) pagi ini, harga emas LLG dibuka di 1.633, 9 dollar AS atau turun 65 sen.

Penurunan harga emas terjadi meski data World Gold Council menyebutkan untuk tahun 2012 dan kuartal IV tahun 2012 menunjukkan kenaikan permintaan emas global dibanding di tahun 2011. 


09.38 | 0 komentar | Read More

Asia Melemah, IHSG Siap-siap Tertekan

PASAR MODAL

Asia Melemah, IHSG Siap-siap Tertekan

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Jumat, 15 Februari 2013 | 08:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan ambil untung investor dan pelaku pasar tampaknya akan membayangi Indeks Harga Saham Gabungan, Jumat (15/2/2013). Apalagi bursa Asia pagi ini turut dibuka terkoreksi.

Sentimen negatif terlihat dari data PDB Uni Eropa yang terkontraksi. Hal itu ditambah sentimen negatif dari rilis kinerja Rio Tinto di kuartal keempat tahun 2012 yang membukukan kerugian terbesar dalam 15 tahun terakhir.

Riset Samuel Sekuritas Indonesia memerkirakan IHSG hari ini diperkirakan akan dibuka terkoreksi seiring sentimen negatif dari bursa global dan regional. Beberapa saham grup Bakrie yang telah menguat signifikan dalam dua hari terakhir diperkirakan akan mengalami tekanan profit taking hari ini. Support indeks berada di level 4.545.

Bursa Eropa ditutup terkoreksi sekitar 1 persen pada perdagangan semalam. Sementara bursa AS ditutup relatif flat seiring sentimen negatif dari bursa Eropa berhasil dikompensasi oleh sentimen positif dari pengumuman merger dan akuisisi dari beberapa emiten dan rilis data initial jobless claims yang lebih baik dari ekspektasi.


09.38 | 0 komentar | Read More

DPR: Bank Asing Harus Menjadi PT

JAKARTA, KOMPAS.com — Pembahasan revisi Undang-Undang Perbankan masih alot. Namun, kini terdapat kecenderungan bahwa status Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) tidak akan diperbolehkan berada di Indonesia.

Hal ini dinyatakan dalam Bab IV mengenai Bentuk Badan Hukum, Perizinan, dan Kepemilikan, bagian kesatu Pasal 16 yang berbunyi, "Kantor cabang bank asing yang berkedudukan di Indonesia harus berbadan hukum Perseroan Terbatas."

"Jadi, tadi kecenderungannya, KCBA tidak boleh ada," ucap Ketua Komisi XI DPR-RI Harry Azhar Azis setelah rapat panja RUU Perbankan dengan Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kamis, (14/2/2013).

Harry menyebut, tidak diperbolehkannya status KCBA ini akan berlaku surut. Maka, pemerintah memberikan masa transisi 5 tahun bagi KCBA untuk berubah jadi PT.

Selain pilihan bagi KCBA untuk bertransisi, terdapat juga pilihan model pengawasan. Pada model ini, UU hanya memberikan mandat kepada KCBA untuk menaruh Capital Equivalency Maintained Assets (CEMA) di bank-bank nasional berbadan PT. "BI cenderung memilih model ini," ucap Harry.

Sebaliknya, Harry menyebut bahwa LPS tegas menginginkan pemberian masa transisi bagi bank asing untuk berubah menjadi PT. Alasannya, supaya LPS dapat menangani bila bank itu jatuh.

Meski begitu, hal ini belum final diputuskan. DPR masih akan melakukan beberapa kali rapat panja lagi untuk membahas revisi UU Perbankan.

Sumber :

KONTAN

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger