Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Imbas Cuaca Ekstrem, Dunia Usaha Merugi Rp 60 Miliar Per Hari

Written By Unknown on Sabtu, 12 Januari 2013 | 09.38

JAKARTA, KOMPAS.com — Akibat cuaca ekstrem imbas siklon Narelle yang menimbulkan gelombang tinggi di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni serta banjir yang memutus ruas jalan Tol Jakarta-Merak, dunia usaha merugi. Besar kerugian diperkirakan Rp 60 miliar per hari.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan Distribusi dan Logistik, M Natsir Mansyur, mengatakan, kerugian dunia usaha selain akibat tambahan biaya yang ditanggung pengusaha, seperti uang makan sopir dan pengeluaran lain selama menunggu, juga biaya akibat kerusakan barang.

"Gangguan distribusi seperti ini bisa memengaruhi kenaikan harga barang berkisar 15-20 persen," kata Natsir di Jakarta, Jumat (11/1/2013).

Sampai malam, antrean truk pengangkut berbagai barang dan komoditas menuju Jawa lewat Pelabuhan Bakauheni, Lampung, semakin parah. Antrean mengular sampai sekitar 11 kilometer ke luar pelabuhan, di antaranya ke ruas jalan lintas timur dan pantai timur Sumatera.

Sopir-sopir truk yang ditemui menyatakan khawatir terhadap barang bawaan yang bisa rusak karena harus antre lebih dari sehari semalam. Pada pukul 20.00, Kapal Motor Jatra III harus berputar tiga kali dan butuh waktu 1,5 jam untuk sandar di dermaga. Akibatnya, antrean malam hari bakal panjang.

Arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Merak sudah mulai mencair meskipun masih tersendat, terutama di kilometer 57-59. Hal ini disebabkan puluhan warga Desa Undarandir, Kecamatan Kragilan dan Picon, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, masih bertahan di tepi jalan Tol Jakarta-Merak. Permukiman mereka disebutkan masih tergenang 0,5-1,5 meter.

Ada sebagian warga yang mulai kembali ke permukiman untuk membersihkan rumah dan barang-barang. "Saya dan keluarga baru akan kembali ke rumah setelah banjir benar-benar surut. Saat ini, rumah saya masih tergenang air setinggi 1 meter," kata Rochmat (35), yang dinding rumahnya jebol terkena banjir.

Dari pantauan, air yang menggenangi ruas di kilometer tersebut surut dan tinggal menggenangi lahan dan sawah yang berada di kanan dan kiri jalan. Sebelumnya, ruas tersebut terendam air hingga 80 sentimeter.

Menurut Sutopo Purwo dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pusat, sampai sekarang, ruas jalan tol tersebut sudah empat kali terendam banjir. Ini karena kerusakan dan degradasi daerah aliran Sungai Ciujung. Karena itu, meski sudah ditanggul di daerah Kragilan, kapasitasnya masih kurang.

Wiwiek D Santoso, Direktur Utama PT Marga Mandala Sakti, pengelola jalan Tol Tangerang-Merak, mengatakan, sebagian jalan tol dibuka untuk kendaraan besar. Kendaraan kecil sementara belum diperbolehkan karena masih ada genangan di beberapa tempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten Suyadi Wiraatmadja mengatakan, debit air Sungai Ciujung berangsur turun. Pada waktu puncak banjir, debit air sungai itu 2.600 meter kubik per detik, kini tinggal 700 meter kubik per detik.

60 persen penyeberangan

Menurut Natsir, besarnya kerugian ekonomi juga tak lepas dari peran ruas jalan Tol Jakarta-Merak yang merupakan jalur utama pengiriman barang dari kawasan industri di Cilegon dan Serang menuju Jakarta dan wilayah Jawa lainnya.

"Pengiriman bahan baku ke industri-industri hulu di Cilegon tak jadi masalah karena banyak disuplai lewat jalur laut. Namun, pengiriman produk dari industri di Cilegon, seperti produk olahan petrokimia, ke industri pengguna di arah Jakarta dan sekitarnya terganggu karena putusnya jalan tol," katanya.

Natsir menambahkan, gangguan keterlambatan pengiriman barang memiliki rentetan panjang karena membuat biaya tambahan, apalagi kalau yang terlambat dikirim bahan baku bagi industri yang berorientasi ekspor. Pelaku usaha dapat kena denda karena terlambat mengirimkan barang.

Hingga kini, kata Natsir, sebanyak 60 persen distribusi barang dari Jawa menuju Sumatera, dan sebaliknya masih mengandalkan lintas penyeberangan Merak-Bakauheni, termasuk melintasi jalur darat ruas jalan Tol Jakarta-Merak. Sisanya, 40 persen, dikirim melalui jalur laut.

Jalur Merak-Bakauheni dan Jalan Tol Merak sangat penting. Oleh karena itu, Natsir mengatakan, diperlukan alternatif bagi proses distribusi agar tak hanya bergantung pada Merak-Bakauheni dan jalur darat.

"Salah satunya, mengembangkan pelabuhan-pelabuhan kecil yang dapat disinggahi kapal berbobot mati 1.500-3.000 ton untuk distribusi barang dari Sumatera dan juga kawasan timur Indonesia. Jika program ini berjalan, beban distribusi yang selama ini lewat Bakauheni-Merak dan jalur darat dapat dikurangi hingga 30 persen," katanya.(NMP/JON/HEN/WER/RIZ/CAS/ARN)

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More

Wall Street Akhir Pekan Ditutup Mendatar

Wall Street Akhir Pekan Ditutup Mendatar

Sabtu, 12 Januari 2013 | 06:12 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Selama perdagangan akhir pekan, bursa Amerika Serikat (AS) bergerak sangat fluktuatif. Wall Street akhirnya ditutup mendatar.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 17,21 poin atau 0,13 persen ke 13.488,43. Kemudian indeks S&P ditutup turun tipis 0,07 poin ke 1.472,05 dan bursa teknologi Nasdaq naik 3,88 poin atau 0,12 persen ke 3.125,64.

Saham Wells Fargo & Co menjadi pemberat utama sektor keuangan. Efek perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Warrenn Buffet ini jatuh 0,85 persen setelah melaporkan penurunan net interest margin (NIM).

Pergerakan Wall Street juga terhambat oleh saham-saham yang berasal dari Silicon Valley. Dua perusahaan teknologi terkemuka Apple dan Google memimpin penurunan.

Apple mundur 0,61 persen ke 520,3 dan sahan Google Inc melemah 0,2 persen ke 739,99. (Dyah Megasari/Kontan)

Sumber :

KONTAN

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More

Mencicipi Gurihnya Bisnis Olahan Bebek

KOMPAS.com - Bisnis kuliner tak ada matinya. Di tengah semaraknya bisnis ini, usaha kuliner olahan ayam, bebek, dan lele termasuk yang paling ramai pemainnya. Salah satunya adalah Selvie Susanthi yang mengusung merek Balcon di Jakarta Selatan.

Usaha yang berdiri pada 2010 ini memilih olahan bebek, ayam, dan lele sebagai menu utamanya. Untuk mengembangkan usahanya, Selvie resmi menawarkan kemitraan pada 2012 lalu.

Saat ini, sudah berdiri tiga cabang Balcon. Dua di antaranya adalah milik mitra. Ketiga cabang itu berlokasi di Jabodetabek. Menu favorit di balcon ada tiga, yakni bebek sambal petir, ayam sambal judes, dan lele asap.

Makanan tersebut dibanderol seharga mulai Rp 14.000 hingga Rp 20.000 per porsi. "Kami menyasar konsumen kelas menegah, tapi harga makanan ini masih terjangkau kelas menengah ke bawah," ujar Selvie.

Agar produknya bisa bersaing di pasaran, Selvie memusatkan satu tempat produksi. Mitra pun wajib membeli semua bahan baku baku, seperti daging ayam, bebek, lele dan bumbu di kantor pusat.

Bagi yang ingin menjadi mitra, Selvie menawarkan dua paket investasi. Pertama, paket kios dengan nilai investasi Rp 38 juta. Mitra akan mendapat peralatan masak dan peralatan makan, meja dan kursi, desain interior, dan bahan baku awal.

"Kami juga akan memberikan training maupun standar dan prosedur operasional (SOP) tentang cara mengelola bisnis ini," katanya.

Silvie menargetkan, mitra bisa menjual 60 porsi hingga 80 porsi per hari. Nilai omzet sekitar Rp 1 juta per hari, atau Rp 30 juta per bulan.

Kedua, paket resto dengan investasi Rp 60 juta. Mitra mendapatkan peralatan masak dan makan dengan jumlah yang lebih banyak dari paket kios. Mitra juga mendapat kursi dan meja untuk ukuran gerai sekitar 70 meter persegi, pelatihan dan bahan baku awal.

Estimasi omzet per hari sekitar Rp 2 juta per hari, atau 60 juta per bulan. Selvie menjanjikan mitra bisa meraup keuntungan sebesar 40 persen dari omzet, dan bisa balik modal sekitar enam bulan hingga satu tahun pasca beroperasi.

Kantor pusat tidak memungut biaya franchise dan royalty fee. Namun masa kerjasama kedua paket berlaku selama tiga tahun. Setelah itu ada biaya perpanjangan.

Levita Supit, Ketua Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) menilai, bisnis makanan olahan bebek, ayam, dan lele dalam satu resto cukup menarik. "Tiga menu itu digemari masyarakat Indonesia," ujarnya.

Namun, menurut Levita, saat ini sudah banyak restoran atau tempat makan yang menawarkan ketiga menu olahan tersebut. Bahkan, banyak restoran kini bisa menyajikan aneka menu olahan unggas dan varian ikan sekaligus.

Oleh karena itu, Levita menyarankan agar Balcon juga menyajikan menu yang menjadi ciri khas atau keunggulan mereka. "Harus jelas spesialisasinya yang mana dan itu yang ditonjolkan," tuturnya.

Misalnya, untuk menu ayam, paling enak pada ayam bakar atau ayam goreng crispy. Begitu juga dengan menu olahan bebek dan lele. Kelebihan itu akan menjadi daya tarik khusus agar pelanggan mau berkunjung. (Noverius Laoli, Revi Yohana/Kontan)

Baca juga:
Minyak Tawon, Bertahan Lebih dari 100 Tahun
Singkong Crispy Aceng Beromzet Rp 3 Juta Per hari
Suryadi, Mantan Penjaga Toko yang Sukses di Bra
Omzet Ratusan Juta dari Broker Waralaba
Andris, Mengangkat Beras Garut Lewat Nasi Liwet Instan

Simak artikel inspiratif lainnya di Inspirasi

Sumber :

KONTAN

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More

Harga Emas Kembali Turun

Written By Unknown on Kamis, 10 Januari 2013 | 09.38

Komoditas

Harga Emas Kembali Turun

Penulis : Eny Prihtiyani | Kamis, 10 Januari 2013 | 09:04 WIB

KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Ilustrasi: Pedagang menunjukkan emas di salah toko emas di Pasar Cikini, Jakarta, Senin (16/4/2012).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Penguatan dollar AS memicu penurunan harga emas. Penguatan dollar mampu mengalihkan ketertarikan logam mulia sebagai alternatif investasi. Mata uang dollar AS naik 0,4 persen mengalahkan enam mata uang utama karena investor menunggu pertemuan Bank Sentral Eropa yang akan diselenggarakan besok.

Harga emas berjangka untuk pengiriman Februari turun 0,4 persen pada penutupan perdagangan ke level 1.655,5 dollar AS per ounce pada pukul 1.39 pagi di Comex New York, Kamis (10/1/2013). Harga emas sempat tergelincir ke dalam level terendah dalam empat bulan pada 4 Januari 2013 setelah sinyal dari The Fed yang mengindikasikan akan menghentikan stimulus pada tahun ini.  

Harga emas LLG juga mengalami penurunan. Emas pada pasar Asia sesi pertama sempat naik ke level tertinggi di 1.665,75 dollar AS setelah itu dilakukan aksi jual di semua pasar. Di pasar AS bahkan harga emas sampai turun ke terendah di 1.661 dollar AS. Pagi ini di pasar Asia dibuka di 1.657,6 dollar AS naik 10 sen.      

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

IHSG Variatif, Diperkirakan Berakhir Melemah

Pasar Modal

IHSG Variatif, Diperkirakan Berakhir Melemah

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Kamis, 10 Januari 2013 | 09:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Kamis (10/1/2013). Riset Mega Capital Indonesia memperkirakan indeks akan variatif dengan kecenderungan melemah.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah di level 4.362. Indeks juga sempat menguji level dukungan yang berada di 4.350, tetapi belum mampu untuk melewatinya.

Secara teknikal, Stochastic yang mengalami death cross dan RSI yang masing-masing bergerak keluar dari wilayah jenuh beli memungkinkan bagi indeks untuk dapat melanjutkan pelemahannya menuju level dukungan di level 4.335.

Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Dari bursa Wall Street, setelah sempat khawatir atas hasil pencapaian pada kuartal keempat tahun 2012, kini investor menjadi sedikit optimistis, terutama setelah Alcoa Inc mencatatkan kinerja yang cukup baik. Selain Alcoa Inc, investor juga akan menanti hasil dari Wells Fargo & Co yang rencananya akan diumumkan pada Jumat (11/1/2013).


09.38 | 0 komentar | Read More

Harga Minyak Masih Tertekan

Harga Minyak Masih Tertekan

Penulis : Eny Prihtiyani | Kamis, 10 Januari 2013 | 09:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga minyak mentah dunia masih tertekan menyusul laporan Departemen Energi Amerika Serikat yang menyebutkan pasokan mencapai 1,3 juta barrel. Harga minyak Brent Februari turun 18 sen menjadi 111,76 dollar AS per barrel di London. Dukungan 107 dollar AS dan resisten 112 dollar AS per barrel.

Harga bensin juga turun 0,81 sen atau 0,3 persen menjadi 2,7708 dollar AS per galon di NYMEX. Dukungan 2,6696 dollar AS dan resisten 2,815 dollar AS per galon. Laporan AS juga menyebutkan persediaan bensin naik 7,4 juta barrel menjadi 233 juta barrel, kenaikan yang ketiga kalinya dan persediaan tertinggi 22 bulan.

Harga minyak mentah AS, Kamis (10/1/2013) ini di electronic trading pembukaan pasar Sydney, naik 10 sen ke 93,2 dollar AS. Harga minyak mentah ditutup naik sedikit ke harga 93,1 dollar AS per barrel. Dukungan 89,7 dollar AS dan resisten 94,6 dollar AS per barrel.


09.38 | 0 komentar | Read More

Para Pengusaha Thailand Akan ke Indonesia

Written By Unknown on Rabu, 09 Januari 2013 | 09.38

Misi Dagang

Para Pengusaha Thailand Akan ke Indonesia

Penulis : Eny Prihtiyani | Rabu, 9 Januari 2013 | 08:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada 3 Januari 2013 lalu, Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand Lutfi Rauf telah memberikan paparan di hadapan 29 pengusaha Thailand yang akan berkunjung ke Indonesia dalam rangka menjajaki potensi investasi.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Board of Investment (BoI) Thailand. Hadir mewakili BoI adalah Siriporn Nurugsa, Executive Director, International Affairs Bureau BOI.

Dalam paparan berjudul Invest in Remarkable Indonesia, Dubes RI memaparkan kondisi terkini makroekonomi Indonesia, iklim investasi, serta berbagai potensi dan peluang ekonomi Indonesia.

Dalam siaran pers, Rabu (9/1/2013), Dubes RI juga menyampaikan potensi investasi dari MP3EI yang tersebar di enam koridor ekonomi Indonesia dan mengundang para pengusaha Thailand untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Dubes RI juga menyampaikan bahwa kunjungan dalam rangka investasi oleh para pengusaha Thailand ke Indonesia ini dapat mendukung keberhasilan implementasi Komunitas Ekonomi ASEAN.

Direncanakan kunjungan delegasi pengusaha Thailand ke Indonesia akan diikuti 42 pelaku usaha dan berlangsung pada 8-12 Januari 2013. Mereka akan mengunjungi Jakarta dan Surabaya.

Delegasi akan bertemu dengan kalangan pemerintah dan pelaku usaha Indonesia dan berkunjung ke kawasan industri di kedua kota tersebut. Thailand telah menetapkan Indonesia, Vietnam, dan Myanmar sebagai negara sasaran investasi bagi pengusaha Thailand, terutama untuk memanfaatkan pemberlakuan Komunitas Ekonomi ASEAN 2015.    

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Asia Dibuka Menguat, Sentimen Positif bagi IHSG

Pasar Modal

Asia Dibuka Menguat, Sentimen Positif bagi IHSG

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Rabu, 9 Januari 2013 | 08:56 WIB

KAZUHIRO NOGI / AFP

Ilustrasi: Para pejalan kaki melewati sebuah papan elektronik yang memajang perkembangan di bursa saham Nikkei, Jepang.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Bursa Asia dibuka dalam keadaan menguat, Rabu (9/1/2013), kecuali bursa Jepang karena penguatan mata uang yen yang mengakibatkan kerugian bagi eksportir Jepang.

Penguatan ini menjadi sentimen positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Nilai tukar rupiah pagi ini menguat pada level Rp 9.773 per dollar AS. Riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan bergerak mendatar dengan kecenderungan menguat mengikuti regional dengan resistansi di level 4.460.

Bursa AS melanjutkan koreksi seiring antisipasi para investor akan laporan keuangan emiten yang telah dimulai serta ekspektasi yang lebih rendah dari sejumlah analis untuk kuartal keempat tahun 2012.

Bursa Eropa juga melanjutkan pelemahan seiring sentimen yang sama ditambah dengan data ekonomi factory orders dan ekspor Jerman pada November yang masing-masing turun 3,4 persen dan 1,8 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya di bawah ekspektasi pasar. Harga minyak juga melemah pagi ini, sedangkan harga metal menguat tipis.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Harga Emas Naik karena Peningkatan Permintaan China

Komoditas

Harga Emas Naik karena Peningkatan Permintaan China

Penulis : Eny Prihtiyani | Rabu, 9 Januari 2013 | 09:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Peningkatan permintaan emas fisik dari China memicu kenaikan harga emas. Permintaan emas China naik hingga dua kali lipat sepanjang November 2012.

Harga emas pada Februari naik 13,50 dollar AS atau 0,8 persen menjadi 1.659,9 dollar AS per ounce di COMEX New York. Emas di pasar Spot naik 11,3 dollar AS menjadi 1.658,75 dollar AS per ounce. Resistant pertama pada 1.664,5 dollar AS dan support pada 1.675 dollar AS per ounce.

Kenaikan harga juga terjadi pada Loco London Gold (LLG). Harga emas LLG kembali naik setelah tiga hari mengalami penurunan ditambah dengan permintaan China akan emas fisik meningkat.

Harga LLG ditutup di 1.661,15 dollar AS naik 13,75 dollar AS per ounce. Pagi ini, Rabu (9/1/2013), harga emas LLG dibuka turun 10 1.667 dollar AS dan berikut ke 1.670 dollar AS, sedangkan support ke 1.646,65 dollar AS. 

Sepanjang 2012, permintaan emas fisik dari China diperkirakan melonjak hingga 30 persen.    

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Dahlan Kecelakaan, Ini Tanggapan Pencipta "Ferrari"

Written By Unknown on Senin, 07 Januari 2013 | 09.38

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil listrik "Ferrari" ke Magetan Jawa Timur, Sabtu (5/1/2013) lalu. Siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan mobil yang belum bersertifkat tersebut?

Pencipta model Tucuxi mobil jenis Ferrari, Danet Suryatama, menyatakan turut bersimpati atas kejadian kecelakaan yang dialami Dahlan dan monil ciptaannya itu. 

"Namun karena kami tidak memiliki akses ke kendaraan tersebut dan karena telah terjadi pembongkaran serta penggantian peralatan dari mobil itu, kami menyatakan tidak bertanggung jawab atas apa yang terjadi saat ini," kata Danet, kepada Kompas.com, di Jakarta, Senin (7/1/2013).

Menurut Danet, pihaknya sudah tidak diperbolehkan mengakses kendaraan itu sejak Jumat, 21 Desember 2012. Serah terima mobil itu dari pihak Danet dilakukan pada 20 Desember 2012. Sejak itu, akses untuk melakukan pemeliharaan kendaraan dan servis dilarang dan sudah ditiadakan oleh pihak Dahlan Iskan. Padahal, menurut Danet, pihaknya selalu siap untuk melakukan servis dan pemeliharaan kendaraan tersebut sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani untuk Dahlan dan atas permintaan dari pihak Dahlan.

"Kami baru menyadari bahwa pada hari Rabu 26 Desember 2012 mobil sudah diboyong kembali ke Yogyakarta, dalam hal ini ke bengkel Kupu-Kupu Malam, dengan supervisi dari Rudi Purnomo dan Kunto Wibisono serta Ricki Elson dari pihak Pak Dahlan untuk dibongkar dengan segala alasan yang salah satunya adalah untuk penyempurnaan kendaraan," tambahnya.

Danet mennuding, pembongkaran tersebut dilakukan untuk mencontek ide pembuatan mobil listrik model Tucuxi yang diciptakannya tersebut. "Kami tidak bermasalah apabila pembongkaran dilakukan bukan untuk dicontek atau direka-reka teknologi elektroniknya. Akan tetapi, kami sangat berkeberatan apabila mobil tersebut dibongkar tanpa seijin kami untuk dipelajari dan ditiru teknologinya, dalam hal ini oleh Kupu2 Malam dan Pihak Pak Dahlan. Apalagi dengan mengundang pihak lain, dua dosen dari UGM (Jayan Sentanuhady dan Eka Firmansyah)," papar Danet.

Padahal, Danet selaku tim dari ElektrikCar juga telah mempunyai perjanjian dengan Kupu-Kupu Malam  dan pihak Dahlan untuk tidak saling membuka rahasia serta mengenai penjagaan terhadap hak cipta desain dan engineering desain yang telah diciptakannya. Terkait penyebab kecelakaan, Danet menduga, terjadi penggantian electric vacuum pump (untuk memperoleh tenaga penghisap bagi rem booster) dengan peralatan yang tidak ketahui performanya.

"Dari semua pembongkaran yang dilakukan tanpa seijin dan sepengetahuan kami selama ini, inilah yang paling kami khawatirkan, kehilangan performa kendaraan serta feature safety yang telah dipasang pada kendaraan listrik Tucuxi. Apalagi, pembongkaran ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak qualified untuk melakukannya," kata dia. 

Electric vacuum pump ini sangat penting bagi mobil elektrik untuk menghasilkan daya rem bagi kendaraan secara handal. Apabila alat ini diganti dengan produk lain yang tidak reliable akan mengakibatkan kehilangan daya rem. Ada arus listrik bertegangan tinggi pada mobil tersebut yang penanganannya harus dilakukan oleh orang atau tim yang berpengalaman.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Mobil Listrik Dahlan Iskan

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


09.38 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger