Pasar Modal
Indeks Fluktuatif, Diperkirakan Menguat Terbatas
Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Kamis, 18 Oktober 2012 | 09:09 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks Harga Saham Gabungan kembali mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin dan untuk kesekian kalinya indeks membukukan rekor tertingginya dalam sejarah. Riset Mega Capital Indonesia meyakini hal itu masih akan terjadi pada perdagangan Kamis (18/10/2012).
Indeks sebelumnya juga sempat menguji level resistan yang berada di 4.355, tetapi belum mampu untuk melewatinya. Apabila kembali gagal, kemungkinan dapat mengalami koreksi teknis dan menguji level dukungan di 4.315. Akan tetapi, jika indeks mampu bertahan di atas 4.315, kemungkinan dapat kembali mengalami konsolidasi.
Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Sentimen positif datang dari bursa global semalam.
Ini, menurut riset Mega Capital Indonesia, cukup mengejutkan, yakni data sektor perumahan yang menjadi katalis positif bagi pasar saham Amerika Serikat. Indeks DJIA naik 0,04 persen, Indeks S&P 500 menguat 0,41 persen, dan Nasdaq positif 0,10 persen.
Secara tidak terduga, housing starts di bulan September melonjak 15 persen dan building permits naik 11,6 persen. Keduanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan estimasi pasar.
Malam ini investor global kembali akan menanti data perumahan, di mana tingkat penjualan rumah diperkirakan turun 1,8 persen.
Editor :
Marcus Suprihadi
Anda sedang membaca artikel tentang
Indeks Fluktuatif, Diperkirakan Menguat Terbatas
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2012/10/indeks-fluktuatif-diperkirakan-menguat.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Indeks Fluktuatif, Diperkirakan Menguat Terbatas
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Indeks Fluktuatif, Diperkirakan Menguat Terbatas
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar