Investor Menantikan Stimulus di China

Written By Unknown on Selasa, 23 Oktober 2012 | 09.38

Pasar Modal

Investor Menantikan Stimulus di China

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Selasa, 23 Oktober 2012 | 09:22 WIB

JAKARTA. KOMPAS.com -Investor menantikan stimulus dari pemerintah China terkait pelambatan ekonomi di negara itu dan tingkat deflasi di skala perdagangan besar. Spekulasi itu meningkat di kalangan investor dan pelaku pasar di pasar modal regional. Wakil Perdana Menteri China, Le Kiqiang, yang akan menggantikan PM Wen Jiabao Maret mendatang mensinyalkan kemungkinan pemotongan pajak yang struktural. Dia juga menetapkan pajak pertambahan nilai menggantikan pajak penerimaan. Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Selasa (23/10/2012), menyatakan deflasi di indeks harga perdagangan besar tercatat 3,5 persen dibanding periode sama tahun lalu (yoy) merupakan penurunan berturut-turut selama 7 bulan terakhir sekaligus terendah sejak Oktober 2009. Deflasi tersebut membuat ekspektasi terhadap keuntungan perusahaan berkurang dan sinyal pelemahan ekonomi di China yang berlanjut. Ekonomi China tumbuh 7,4 persen year on year (yoy) pada kuartal ketiga tahun ini, turun dari angka 8,1 persen pada kuartal pertama dan 7,7 persen pada kuartal kedua. Namun diyakini ekonomi China masih bisa tumbuh 7,5 persen pada tahun 2012 ini.

Ikuti liputan khusus Cerdas Berasuransi

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


Anda sedang membaca artikel tentang

Investor Menantikan Stimulus di China

Dengan url

https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2012/10/investor-menantikan-stimulus-di-china.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Investor Menantikan Stimulus di China

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Investor Menantikan Stimulus di China

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger