Pasar Modal
Global Turun, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 19 November 2012 | 09:04 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com -- Persoalan jurang fiskal di Amerika Serikat telah membuat bursa Wallstreet jeblok di atas 1 persen sepanjang pekan lalu. Hal itu masih akan menghantui investor dan pelaku pasar pekan ini.
Namun demikian, awal pekan ini, Senin (19/11/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat dalam level terbatas.
Bursa AS menguat pada perdagangan Jumat (16/11/2012) menyusul pemberitaan terjadi pembicaraan di Gedung Putih mengenai jurang fiskal. Namun secara keseluruhan pekan lalu Dow terkoreksi 1,77 persen ke 12.588.31, Nasdaq terkoreksi 1,78 persen ke 2.853.13, dan S&P500 terkoreksi 1,45 persen ke 1.359.88, dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya.
Bursa Eropa ditutup terkoreksi dipimpin oleh sektor perbankan akibat kecemasan di AS itu. IHSG sendiri kembali mampu ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya dan melanjutkan masa konsolidasi yang terjadi selama satu bulan terakhir.
Indeks juga sempat mencoba untuk melewati resistance level di 4.355 yang mana, menurut riset Mega Capital Indonesia, jika mampu melewatinya maka dimungkinkan untuk dapat mengakhiri masa konsolidasi dan bergerak menguat menuju resistance level terdekat di level 4.365. Stochastic berada di wilayah netral dengan kecenderungan yang menguat memberikan peluang bagi indeks untuk dapat melanjutkan penguatan.
Hari ini diperkirakan indeks kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.
Anda sedang membaca artikel tentang
Global Turun, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2012/11/global-turun-ihsg-berpeluang-menguat.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Global Turun, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Global Turun, IHSG Berpeluang Menguat Terbatas
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar