Mata Uang Asia Variatif, Rupiah Diperkirakan Stabil

Written By Unknown on Senin, 12 November 2012 | 09.38

Mata Uang Asia Variatif, Rupiah Diperkirakan Stabil

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 12 November 2012 | 08:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah kembali diuji kekuatannya pada pekan ini, Senin (12/11/2012). Di tengah sentimen negatif, rupiah diperkirakan bergerak di rentang tipis dalam kecenderungan stabil seperti di akhir pekan lalu. Rupiah ditutup menguat menjadi Rp 9.620 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg) pada perdagangan pekan lalu.

Penguatan biasa terjadi pada akhir minggu perdagangan. Sementara itu, sebagian besar bursa Asia ditutup turun, tetapi bursa Indonesia (IHSG) naik 0,13 persen menjadi 4.333,64. Harga minyak mentah Brent dan WTI kembali naik. Harga Brent menjadi 109,40 dollar AS per barrel (2,0 persen) dan harga WTI menjadi 86,07 dollar AS per barrel (1,15 persen). Sebagian besar pasar global ditutup naik pada akhir perdagangan pekan lalu.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, menyatakan untuk pasar Asia kemungkinan masih variatif pada hari ini mengikuti indeks future pasar Asia. "Untuk rupiah kami perkirakan stabil di kisaran antara Rp 9.620-Rp 9.630 per dollar AS," kata Lana.


Anda sedang membaca artikel tentang

Mata Uang Asia Variatif, Rupiah Diperkirakan Stabil

Dengan url

https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2012/11/mata-uang-asia-variatif-rupiah.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Mata Uang Asia Variatif, Rupiah Diperkirakan Stabil

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Mata Uang Asia Variatif, Rupiah Diperkirakan Stabil

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger