Pasar Modal
Asia Melemah, IHSG Rawan Dibuka Turun
Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 21 Januari 2013 | 09:24 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com- Bursa Asia dibuka terkoreksi pada Senin (21/1/2013) seiring penguatan nilai tukar Yen Jepang setelah menyentuh level terendah dalam 2,5 tahun terakhir pada akhir pekan lalu.
Hal ini rawan menyeret Indeks Harga Saham Gabungan, khususnya saat pembukaan, seiring potensi ambil untung investor dan pelaku pasar.
Harga minyak turut terkoreksi tipis pagi ini di level 95,2 dollar AS per barrel, sementara nilai tukar rupiah dibuka melemah signifikan ke level Rp 9.828 per dollar AS.
IHSG sendiri, setelah menembus level tertingginya, hari ini menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia diperkirakan akan dibuka melemah seiring koreksi di bursa regional dan minimnya sentimen positif baru di pasar domestik. Beberapa sektor yang telah menguat signifikan sepanjang pekan kemarin seperti otomotif, perbankan dan konstruksi cukup rawan terkena ambil untung.
Support indeks berada di level 4.440. Bursa Amerika Serikat berhasil bangkit dari koreksi di awal perdagangan dan ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan kemarin. Ini merupakan respon aras sentimen positif dari depresiasi nilai tukar yen ke level terendah dalam 2.5 tahun terakhir dan pernyataan Kongres AS yang berencana melakukan pemungutan suara untuk menaikkan limit utang AS meski hanya untuk periode tiga bulan.
Di awal perdagangan bursa AS terkoreksi memfaktorkan rilis data consumer confidence AS di bulan Januari yang turun serta rilis kinerja Intel Corp dan Capital One yang lebih rendah dari ekspektasi.
Editor :
Marcus Suprihadi
Anda sedang membaca artikel tentang
Asia Melemah, IHSG Rawan Dibuka Turun
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/01/asia-melemah-ihsg-rawan-dibuka-turun.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Asia Melemah, IHSG Rawan Dibuka Turun
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Asia Melemah, IHSG Rawan Dibuka Turun
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar