Harga Minyak Mentah Naik karena Suhu Dingin di AS
Penulis : Eny Prihtiyani | Selasa, 15 Januari 2013 | 09:12 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Suhu dingin yang melanda Amerika Serikat mendorong permintaan akan minyak mentah. Harga minyak mentah NYMEX ditutup naik 58 sen atau 0,6 persen menjadi 94,14 dollar AS per barrel. Harga tersebut merupakan harga tertinggi sejak 18 September 2012.
Suhu di kawasan timur laut AS saat ini sudah di atas normal, tetapi diprediksikan menurun pada akhir pekan ini atau minggu depan. Hanya 6 persen dari rumah tangga yang menggunakan minyak pemanas, padahal mereka cenderung berada di beberapa negara bagian terdingin, terutama di Timur Laut.
Permintaan bahan bakar karena suhu udara mendingin meningkat sehingga harga bensin juga meningkat. Harga bensin Februari naik 0,5 persen menjadi 2,7541 dollar AS per galon, kenaikan tertinggi sejak 19 November 2012. Level dukungan 2,577 dollar AS dan level resisten 2,75 dollar AS per galon.
Sementara itu, harga minyak Brent Februari juga naik 1,1 persen menjadi 111, 88 dollar AS per barrel di London. Level dukungan 108 dollar AS dan level resisten 112 dollar AS per barrel.
Pada pembukaan pasar pagi ini, Selasa (15/1/2013) di Sidney, harga minyak turun untuk Februari dibuka turun 3 sen menjadi 94,11 dollar AS per barrel.
Anda sedang membaca artikel tentang
Harga Minyak Mentah Naik karena Suhu Dingin di AS
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/01/harga-minyak-mentah-naik-karena-suhu.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Harga Minyak Mentah Naik karena Suhu Dingin di AS
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Harga Minyak Mentah Naik karena Suhu Dingin di AS
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar