Lelang Surat Berharga Negara, Rupiah Bisa Terangkat
Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 14 Januari 2013 | 08:33 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan ambil untung investor global melemahkan nilai tukar rupiah sepanjang awal tahun ini. Lelang surat berharga negara di awal pekan ini, Senin (14/1/2013) diharapkan mengangkat posisi nilai tukar rupiah atas dollar AS.
Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih menyatakan, pada sepekan perdagangan yang lalu, nilai tukar rupiah bertengger pada kisaran baru di Rp 9.800 per dollar AS. Pada penutupan perdagangan minggu lalu, rupiah ditutup di level Rp 9.866 per dollar AS (kurs tengah Blomberg). Pelemahan rupiah ini mulai menjadi sentimen negatif di pasar modal.
Di pasar saham, IHSG masih melemah 0,27 persen menjadi 4.305,91. Di pasar obligasi, imbal hasil SUN 10 tahun kembali naik dari level terendahnya di 5,08 persen pada Selasa (8/1/2013) menjadi 5,236 persen pada Jumat penutupan (11/1/2013).
Pasar global ditutup variatif pada penutupan perdagangan pekan lalu. Di awal pekan ini pasar Asia kemungkinan menguat memfaktorkan efek stimulus Jepang senilai 10,3 triliun yen walaupun index future Asia terlihat variatif.
"Untuk rupiah akan bergerak di kisaran baru antara Rp 9.850 hingga Rp 9.900 per dollar AS. Namun ada potensi penguatan karena ada lelang perdana surat berharga negara (SBN) pada Selasa (15/1/2013) besok," kata Lana.
Kementerian Keuangan akan melakukan lelang perdana SBN dengan target indikatif Rp 7 triliun untuk dua seri baru SPN 3 dan 12 bulan, dan 3 seri F (reopening). Target tersebut lebih tinggi dari biasanya sebesar Rp 5 triliun untuk setiap lelang.
Anda sedang membaca artikel tentang
Lelang Surat Berharga Negara, Rupiah Bisa Terangkat
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/01/lelang-surat-berharga-negara-rupiah.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Lelang Surat Berharga Negara, Rupiah Bisa Terangkat
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Lelang Surat Berharga Negara, Rupiah Bisa Terangkat
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar