Penyederhanaan Rupiah Ditanggapi Beragam

Written By Unknown on Sabtu, 26 Januari 2013 | 09.38

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana redenominasi atau penyederhanaan pecahan nilai rupiah ditanggapi beragam oleh sejumlah tempat penukaran uang (money changer). Sebagian merespons baik, sedangkan lainnya masih kebingungan.

Oleh karena itu, perlu sosialisasi yang menyeluruh ke semua lapisan masyarakat sebelum redenominasi itu direalisasikan.

Teller operasional Valuta Inti Prima Money Changer, Lili Suryana, di Jakarta, Jumat (25/1/2013), menyatakan, redenominasi itu tidak akan terlalu berdampak pada perhitungan keuntungan di tempat penukaran uang. Keuntungan itu berasal dari sistem jual-beli mata uang berdasarkan ketentuan kurs nilai mata uang dari Bank Indonesia.

"Rata-rata keuntungan yang didapat 10-30 poin per mata uang," katanya. Misalkan nilai beli 1 dollar AS sebesar Rp 9.785 sedangkan nilai jual 1 dollar AS sebesar Rp 9.800. Selisih di antara nilai itu adalah keuntungan, yaitu Rp 15 atau 15 poin per mata uang," katanya.

Jika sistem redenominasi berlaku, maka keuntungannya sebesar Rp 1,5 sen per mata uang. "Tidak ada masalah dengan perhitungan itu karena hanya angka atau jumlah yang berubah, sedangkan nilai tukar mata uang tersebut tetap," tutur Suryana.

Namun, Suryana mengatakan, sampai saat ini pihak manajemen di tempatnya bekerja belum melakukan persiapan khusus untuk menghadapi redenominasi. "Itu karena belum ada pemberitahuan atau sosialisasi resmi dari pemerintah tentang redenominasi," ungkapnya. Jika sudah diterapkan, maka pihaknya siap menghadapinya.

Sementara itu, sejumlah pelaku money changer lainnya masih kurang paham dengan redenominasi. Mereka belum tahu dengan sistem, jumlah pemotongan tiga digit angka, dan waktu pemberlakuan redenominasi.

Teller Panca Valuta Anugerah Money Changer, Anisa, mengatakan tidak tahu pasti bagaimana redenominasi itu akan diterapkan. "Saya mengetahui isu itu dari social media sehingga kurang paham dengan penerapannya nanti," ungkapnya.

Anisa mengungkapkan, jika redenominasi langsung diterapkan saat ini, maka hal itu akan cukup membingungkan, khususnya dalam hal cara perhitungan jual-beli nilai mata uang nanti. "Oleh karena itu, harus ada sosialisasi terlebih dahulu, khususnya pada segmentasi masyarakat menengah ke bawah," terangnya.

Anisa menerangkan, jika nantinya pemerintah merealisasikan redenominasi, maka pihaknya siap mengikuti kebijakan itu. "Apalagi nilai tukar uangnya tidak berubah, sehingga tidak merugikan," katanya.

Editor :

Marcus Suprihadi


Anda sedang membaca artikel tentang

Penyederhanaan Rupiah Ditanggapi Beragam

Dengan url

https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/01/penyederhanaan-rupiah-ditanggapi-beragam.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Penyederhanaan Rupiah Ditanggapi Beragam

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Penyederhanaan Rupiah Ditanggapi Beragam

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger