NILAI TUKAR
Lelang Sukuk Diharapkan Topang Rupiah
Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Selasa, 5 Februari 2013 | 09:11 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah atas dollar AS belum lepas dari tekanan sejak awal tahun ini. Lelang sukuk diharapkan menopang posisi rupiah dari pelemahan dalam jangka pendek, Selasa (5/2/2013).
Kemarin rupiah ditutup menguat di level Rp 9.670,50 per dollar AS dari saat dibuka di level Rp 9.680 per dollar AS. Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.650- 9.687.50 per dollar AS (berdasar pengamatan data di Reuters).
Ditutupnya bursa saham IHSG kemarin di zona hijau turut memberikan dampak positif pada pergerakan rupiah kemarin.
Menurut riset BNI Treasury, Bank Indonesia terlihat aktif melakukan intervensi di pasar valas untuk meredakan tekanan terhadap rupiah. Hari ini rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah.
Non Delivery Forward satu bulan di pasar offshore pagi ini rupiah dibuka turun di level Rp 9.695-9.708 per dollar AS. Hal itu diperkirakan akan menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah di pasar onshore pagi ini.
Pemerintah (DJPU) berencana melaksanakan lelang perdana SBSN (Sukuk) hari ini dengan target 1,5 triliun. Hal itu diharapkan berdampak positif terhadap pergerakan rupiah. Sentimen risk aversion di global diperkirakan dapat menambah tekanan terhadap rupiah hari ini.
Perhatian pelaku pasar akan tertuju pada rilis data PDB kuartal ke-4 2012 siang ini. BNI Treasury memroyeksikan PDB akan berada di kisaran 6,2-6,3 persen dibanding tahun lalu.
Anda sedang membaca artikel tentang
Lelang Sukuk Diharapkan Topang Rupiah
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/02/lelang-sukuk-diharapkan-topang-rupiah.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Lelang Sukuk Diharapkan Topang Rupiah
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Lelang Sukuk Diharapkan Topang Rupiah
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar