Asia Variatif, IHSG Rawan Bergerak Turun
Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Jumat, 19 April 2013 | 08:52 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Asia pada Jumat (19/4/2013) ini dibuka variatif dengan kecenderungan melemah tipis merespon masih negatifnya sentimen dari bursa global semalam. Indeks Harga Saham Gabungan yang valuasinya sudah tinggi pun rawan turun terkena aksi ambil untung.
Harga minyak melanjutkan penguatannya pagi ini ke level 88 dollar AS per barrel, sementara nilai tukar rupiah relatif flat di level Rp 9.715 per dollar AS. Riset Samuel Sekuritas Indonesia memerkirakan dengan minimnya sentimen positif baru, IHSG yang telah menguat sekitar 2,4 persen dalam tiga hari terakhir dan telah menembus level psikologis 5.000 diperkirakan cukup rawan terkena ambil untung.
Hal itu khususnya pada sektor yang telah menguat signifikan sepanjang pekan ini seperti sektor semen, telekomunikasi, konstruksi dan perbankan. Level dukungan indeks berada di 4.975.
Bursa AS dan Eropa melanjutkan koreksinya semalam seiring rilis beberapa data ekonomi AS yang lebih buruk dari ekspektasi kembali memunculkan ekspektasi perlambatan ekonomi AS. Data leading economic indicator AS di bulan Maret di luar dugaan turun 0,1 persen setelah selama tujuh bulan terakhir terus naik.
Sementara harga komoditas dunia rebound seiring pelemahan nilai tukar dollar AS dengan harga minyak menguat 1,2 persen ke level 87,7 dollar AS per barrel diikuti mayoritas harga metal dunia.
Anda sedang membaca artikel tentang
Asia Variatif, IHSG Rawan Bergerak Turun
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/04/asia-variatif-ihsg-rawan-bergerak-turun.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Asia Variatif, IHSG Rawan Bergerak Turun
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Asia Variatif, IHSG Rawan Bergerak Turun
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar