Tekanan Inflasi Mereda, Neraca Masih Defisit

Written By Unknown on Senin, 01 April 2013 | 09.38

Tekanan Inflasi Mereda, Neraca Masih Defisit

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 1 April 2013 | 08:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik akan mengumumkan tingkat inflasi dan neraca perdagangan pada Senin (1/4/2013) ini. Tekanan inflasi diperkirakan turun, namun neraca perdagangan diprediksi masih mengalami defisit. Inflasi Maret diperkirakan ada di antara 0,2-0,5 persen dibandingkan inflasi Februari sebesar 0,75 persen dan Januari 1,03 persen.

Kendati demikian, perkiraan inflasi ini cukup tinggi karena biasanya pada bulan Maret bisa terjadi deflasi karena musim panen. Menurut ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, perkiraan Samuel segaris dengan perkiraan tersebut, antara 0,19 persen, mom-0,51 persen atau 5,51 persen, 5,85 persen yoy. "Tekanan inflasi masih bersumber dari bahan makanan terutama naiknya harga bumbu-bumbuan dan buah akibat kebijakan impor hortikultura," kata Lana di Jakarta.

Sementara itu untuk neraca perdagangan, Samuel memerkirakan masih defisit 481,2 juta dollar AS. Defisit membesar karena harga komoditas belum membaik.


Anda sedang membaca artikel tentang

Tekanan Inflasi Mereda, Neraca Masih Defisit

Dengan url

https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/04/tekanan-inflasi-mereda-neraca-masih.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Tekanan Inflasi Mereda, Neraca Masih Defisit

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Tekanan Inflasi Mereda, Neraca Masih Defisit

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger