PASAR MODAL
Bursa Asia Menguat, IHSG Diproyeksi Konsolidatif
Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Jumat, 3 Mei 2013 | 08:44 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Membaiknya data initial jobless claims di Amerika Serikat dan penurunan suku bunga Bank Sentral Eropa turut menjadikan bursa Asia menguat sekitar 0,3 persen, Jumat (3/5/2013) pagi ini.
Indeks Harga Saham Gabungan bakal konsolidatif. Kemarin Standard & Poor's menurunkan outlook dari sovereign debt Indonesia dari positif menjadi stabil, dengan tetap mempertahankan peringkat BB+.
Menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, penurunan ini tampaknya sebagian telah diekspektasikan oleh kalangan pasar seiring dengan terus tertundanya kenaikan BBM subsidi oleh pemerintah.
Hal ini merupakan salah satu faktor utama pertimbangan S&P menentukan outlook dan rating Indonesia. Rupiah sendiri tidak terlalu terpengaruh sentimen ini dengan dibuka flat. Maka diperkirakan IHSG dapat bergerak variatif dengan kecenderungan naik didorong penguatan saham bank.
Resisten indeks berada di level 5.040. Bursa AS kemarin ditutup menguat rata-rata 1 persen merespon data initial jobless claims AS yang di luar perkiraan membaik di bulan April dan juga keputusan ECB yang memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 0,5 persen. Minyak ditutup menguat 2,5 persen, turut memfaktorkan membaiknya data initial jobless claims AS itu.
Anda sedang membaca artikel tentang
Bursa Asia Menguat, IHSG Diproyeksi Konsolidatif
Dengan url
https://inpobisniskeuangan.blogspot.com/2013/05/bursa-asia-menguat-ihsg-diproyeksi.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Bursa Asia Menguat, IHSG Diproyeksi Konsolidatif
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Bursa Asia Menguat, IHSG Diproyeksi Konsolidatif
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar