Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Laporan Keuangan Emiten Menjadi Perhatian

Written By Unknown on Senin, 22 Oktober 2012 | 09.38

Pasar Modal

Laporan Keuangan Emiten Menjadi Perhatian

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 22 Oktober 2012 | 08:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Investor dan pelaku pasar di bursa saham domestik mulai mengantisipasi sekaligus akan merespon laporan keuangan emiten yang ramai dilaporkan pekan ini. Hal itu berhadapan dengan variatifnya sentimen dari bursa regional dan global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup melemah didorong oleh aksi ambil untung yang dilakukan pemodal.

Selain IHSG, bursa regional juga ditutup melemah yang disebabkan oleh laporan keuangan Google yang lebih rendah dari perkiraan yang menyebabkan menyeret turun saham-saham teknologi. Selain itu pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh sentimen negatif dari kenaikan klaim tunjangan pengangguran. Orang yang mengambil tunjangan pengangguran meningkat 46.000 pekan lalu menjadi 388.000 lebih banyak dari yg diperkirakan sebesar 365.000. Pasar juga masih menanti hasil pertemuan pemimpin-pemimpin negara Uni Eropa yang membahas kelanjutan masalah utang di Eropa. Mengawali pekan ini, Senin (22/10/2012), riset Panin Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak variatif terbatas dengan kisaran support-resistance di level 4.305-4.350. Menjelang keluarnya laporan keuangn emiten pekan ini, para pelaku pasar diperkirakan masih akan mengambil langkah wait and see.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Alihkan Subsidi, Bangun Jalan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sudah saatnya memiliki kemauan politik untuk menekan subsidi energi dengan menerapkan kebijakan yang tepat. Alihkan anggaran subsidi energi untuk pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan, serta transportasi publik yang nyaman dan murah.

Ekonom, pelaku usaha, gubernur, dan bankir menegaskan hal itu berkenaan dengan subsidi energi pada RAPBN 2013 yang mencapai Rp 305,9 triliun. Mereka mengatakan, pembangunan infrastruktur di daerah akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyebaran dana subsidi yang lebih adil, meluas.

Mereka juga menekankan perlunya pembangunan infrastruktur transportasi publik yang murah dan nyaman di kota besar. Langkah ini akan mendorong masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang pada akhirnya bisa menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus menekan subsidi BBM.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo, dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat, meminta persetujuan tambahan subsidi energi sebesar Rp 103,5 triliun dari pagu anggaran subsidi sebesar Rp 202,4 triliun. Dengan tambahan itu, total subsidi energi tahun 2013 mencapai Rp 305,9 triliun atau 20 persen dari volume belanja APBN.

Kenaikan pagu anggaran subsidi ini disebabkan kuota BBM bersubsidi tahun 2012 sebesar 43,5 juta kiloliter. Jika pertumbuhan alami konsumsi Premium sebesar 8 persen per tahun, maka tahun 2013 diperkirakan 46,98 juta kiloliter.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menuturkan, sekitar 70 persen orang yang tidak berhak atas subsidi BBM ikut menikmati subsidi tersebut. Pemilik mobil pribadi setiap hari menikmati subsidi BBM hingga Rp 120.000. "Sangat tidak adil," ujar Hatta.

Pencitraan

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Ekonomi Pertambangan dan Energi (ReforMiner Institute) Pri Agung Rakhmanto, Minggu (21/10/2012), menyatakan, solusi yang relevan untuk menekan subsidi energi dalam konteks periode anggaran tahun depan adalah menaikkan harga BBM. Hal ini disertai dengan menjalankan diversifikasi energi ke gas dan bahan bakar nabati.

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin Muhammad Ali, Minggu, mengemukakan, pengurangan subsidi energi harus dilakukan untuk mengurangi beban APBN dan optimalisasi pembangunan. Namun, langkah tersebut perlu disertai solusi yang arif agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Muhammad Ali mengatakan, efisiensi bisa dilakukan dengan menaikkan harga BBM bersubsidi. Kenaikan harga Rp 500-Rp 1.000 per liter bisa menghemat subsidi energi sekitar 15 persen.

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Thomas Ola Langodai, di Kupang, Nusa Tenggara Timur, menegaskan, subsidi energi adalah kenikmatan konsumtif yang bersifat sesaat dan tidak berdampak pada perlipatgandaan ekonomi. Politik anggaran APBN yang mengalokasikan subsidi energi hingga Rp 305 triliun justru membuat perekonomian bangsa ini kian menggantung dan lemah kemandiriannya.

Menurut Thomas, alokasi dana subsidi itu setara pembangunan infrastruktur jalan raya 10.000 kilometer. Terkesan, politik anggaran dimaksud lebih merupakan langkah presiden demi pencitraan lebih baik. Sementara sebaliknya secara ekonomi, jelas sebuah bom waktu yang mengabaikan infrastruktur jalan raya untuk pelayanan publik.

Soal politik pencitraan ini, Guru Besar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang, Ahmad Erani Yustika, menilai, sulit untuk memperhitungkan Presiden Susilo bambang Yudhoyono akan menghentikan pembengkakan subsidi dalam struktur anggaran negara. Hal itu disebabkan tahun depan (2013) akan menjadi tahun politik karena sudah mendekati pemilu sehingga akan sulit bagi Presiden mengambil tindakan yang dapat merugikan praktik pencitraannya dan kepentingan pencitraan partai.

Sementara Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin menekankan, dana subsidi energi ini bisa dialihkan ke sektor lain, seperti infrastruktur dan pendidikan. Rudy setuju harga BBM yang ada saat ini dinaikkan asal dicapai harga rasional.

"Saya sarankan untuk BBM bersubsidi, disparitasnya (harga) dicabut saja, tapi kita mendapatkan harga rasional. Kemudian jenis BBM-nya (Pertamax) kita turunkan oktannya sehingga kita bisa dapat jenis biasa, seperti Premium, tapi harganya rasional," ujar Rudy yang juga Ketua Forum Komunikasi Gubernur Se-Kalimantan di Banjarmasin.

Transportasi publik

Dengan pengajuan kenaikan pagu subsidi BBM yang demikian besar, jelas pemerintah belum memikirkan upaya pembangunan transportasi publik yang bisa ikut menekan konsumsi BBM, sekaligus mengurai kemacetan lalu lintas yang akut di kota besar seperti di Jakarta.

Padahal, jika pemerintah pro terhadap kebijakan publik dengan mengalihkan 20 persen hingga 30 persen dari total pagu subsidi energi tahun 2013 untuk pembangunan transportasi publik, paling tidak ada anggaran

Rp 60 triliun hingga Rp 90 triliun. Angka ini sudah lebih dari cukup untuk membangun sistem transportasi yang kuat dan murah.

Mengutip keterangan Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo, biaya pembangunan MRT per kilometer sebesar Rp 938 miliar tahun 2012. MRT Jakarta ini dibuat dalam konsep kereta bawah tanah (38 persen) dan layang (62 persen). Dengan konsep tersebut, paling tidak dihabiskan investasi Rp 13,9 triliun untuk jarak tempuh 15,7 kilometer. Namun, jika pembangunannya 100 persen layang, investasinya bisa ditekan menjadi sekitar Rp 10,48 triliun.

Sementara itu, nilai proyek monorel di Jakarta juga hampir sama untuk jenis transportasi di ibu kota negara. Mengutip penjelasan Direktur Utama PT Adhi Karya Kiswodarmawan, investasi proyek ini sekitar Rp 12 triliun untuk pembangunan infrastruktur jalur monorel sepanjang 50,8 kilometer, dengan 60 rangkaian, per rangkaian menarik empat kereta.

Selain itu, investasi untuk pembangunan enam ruas jalan tol juga jauh dari memadai. Total investasi untuk enam ruas tol tersebut mencapai Rp 41 triliun dengan panjang jalan 67,74 kilometer.

Demikian juga jika melihat kebutuhan subsidi bagi kereta api untuk bisa menciptakan transportasi ini aman dan nyaman juga jauh lebih murah. Informasi dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan, PSO KRL dengan pelayanan satu tarif, yakni seluruh kereta ber-AC dengan daya tampung 150 juta orang per tahun seperti target pengangkutan tahun 2013, hanya butuh dana subsidi Rp 1 triliun.

Apabila PT KAI menambah KRL tiap tahun sebanyak 200 unit menjadi 1.400 unit dari 600 unit yang ada, plus biaya purnajualnya di Jabodetabek, diperkirakan butuh dana investasi Rp 5,5 triliun. Dengan demikian, tambah Jonan, daya angkut menjadi 400 juta penumpang per tahun di tahun 2018 atau 2019. (MAS/LAS/CAS/EVY/BAY/ABK/ANS/WER/RIZ/ODY/FRO/NDY/AST)

Baca Artikel terkait lainnya

Pemilik Mobil Dapat Subsidi Rp 120.000 Per Hari

APBN 2013 Tidak Adil

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More

Penjualan Rumah di Amerika Menurun

Pasar Modal

Penjualan Rumah di Amerika Menurun

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 22 Oktober 2012 | 09:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Bursa saham Wall Street terpukul menutup perdagangan akhir pekan lalu. Salah satu penyebab utama hal itu adalah penurunan penjualan rumah di Amerika Serikat. Riset Monex Investindo Futures di Jakarta, Senin (22/10/2012) menyatakan penjualan rumah di AS menurun pada bulan September dari level tertinggi dalam dua tahun. Hal itu karena sedikitnya suplai yang mungkin dapat terus mendorong kenaikan harga rumah.

Pembelian rumah turun sebanyak 1,7 persen menjadi 4,75 juta dalam tingkat tahunan. Data yang dikutip dari rilis National Association of Realtors, Jumat (19/10/2012) di Washington, itu sesuai dengan perkiraan ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Harga rata-rata rumah di AS melonjak dari tahun sebelumnya. Hal itu merupakan kenaikan tertinggi sejak 2005 seiring kurangnya persediaan. Jumlah rumah yang di jual semakin sedikit seiring banyaknya permintaan, para pemilik rumah saat ini hanya menyewakan rumahnya dan enggan menjual sampai harga naik lebih lanjut. "Ada banyak alasan mengapa harga sektor perumahan menjadi positif," kata Tom Simons, ekonom di Jefferies Group Inc di New York. "Suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) berada di tingkat terendah sepanjang waktu, dan persediaan rumah berada di tingkat terendah."

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Mendag: Impor Beras dan Kedelai Harus Dikurangi

Written By Unknown on Minggu, 21 Oktober 2012 | 09.38

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menegaskan, Indonesia harus mulai mengurangi ketergantungan impor terhadap dua kebutuhan pokok nasional, yaitu beras dan kedelai.

"Impor kebutuhan bahan pokok beras dan kedelai harus dikurangi. Saat ini kita masih sangat bergantung pada pasokan dari luar negeri," kata Gita usai menghadiri Temu Akbar Alumni Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya di Jakarta, Sabtu (20/10/2012).

Untuk beras, Gita mengatakan, impor untuk komoditas tersebut harus peka terhadap produksi nasional.

Sebelumnya, pemerintah berencara untuk mengimpor 700.000 ton beras untuk menambah stok Bulog menjadi dua juta ton pada akhir tahun 2012. Menteri Pertanian Suswono pada Jumat (19/10) mengatakan, stok dalam negeri pada akhir tahun dapat mencapai 1,3 juta ton dengan asumsi serapan 3,6 juta ton.

Namun, Gita menjelaskan, keputusan impor beras sebanyak 700.000 juta ton tersebut belum final karena data yang digunakan masih berupa perkiraan.

"Jika serapan beras di lapangan ternyata lebih bagus dari perkiraan, maka jumlah impor beras tidak akan sebanyak itu," ujar Gita.

Di sisi lain, Gita mengaku prihatin terhadap fakta yang menunjukkan bahwa 70 persen kebutuhan kedelai nasional yang diperkirakan mencapai 2,5 juta ton masih harus dipenuhi dari negara lain.

"Ini menunjukkan bahwa ketahanan dan kedaulatan pangan kita masih sangat rendah, dan masalah pada komoditas kedelai akan menjadi prioritas utama kementerian yang terkait dengan pangan," tukas dia.

Saat ini, Indonesia harus mengimpor sekitar 1,7 juta ton kedelai untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Rendahnya produksi kedelai nasional menyebabkan harga komoditas tersebut melambung tinggi, dan menjadi pemicu utama inflasi sebesar satu persen di Jawa Tengah pada bulan September.


09.38 | 0 komentar | Read More

BNI-REI Expo 2012 Dibuka

JAKARTA, KOMPAS.com- Pameran properti akbar BNI-REI Expo 2012 dibuka di Jakarta Convention Center, Sabtu (20/10/2012). Secara serentak, pameran properti digelar di 20 kota di Indonesia pada tanggal 20-28 Oktober 2012.

BNI-REI Expo yang diselenggarakan Bank BNI bersama dengan Real Estat Indonesia itu diikuti total 750 pengembang dengan total 1.000 proyek. Di Jakarta, pameran diikuti 125 pengembang dengan 135 lokasi proyek properti.

Penyelenggaraan pameran itu bertepatan dengan momentum pertumbuhan tinggi pasar residensial. Itu didorong oleh pertumbuhan masyarakat kelas menengah dan juga banyak karyawan perusahaan asing (ekspatriat) yang membutuhkan tempat tinggal.

Ketua Panitia Penyelenggaraan BNI REI Expo 2012 Eddy Hussy menyatakan, REI Expo umumnya diadakan dua kali setahun. Tetapi, pameran kali ini serentak dilaksanakan di 20 kota, sehingga didaftarkan untuk masuk ke rekor Museum Rekor Indonesia sebagai pameran terbesar.

Target transaksi Rp 4 triliun. Di daerah, pameran diadakan di mal-mal besar, di antaranya Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Serang, Aceh, Padang, Medan, Palembang, Lampung, Pontianak, Balikpapan, Makassar.

Dalam pameran itu, BNI menargetkan dapat melakukan pembiayaan sebanyak 50 persen dari total transaksi.

Editor :

Marcus Suprihadi


09.38 | 0 komentar | Read More

Lukisan Barong untuk Keluarga Kalla

60 Tahun Kalla Group

Lukisan Barong untuk Keluarga Kalla

Penulis : Didit Putra Erlangga Rahardjo | Minggu, 21 Oktober 2012 | 09:18 WIB

Kompas/Didit Putra Erlangga

Penyerahan lukisan barong pada malam peringatan ulang tahun ke-60 Kalla Group, Sabtu (20/10/2012) di Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan.

TERKAIT:

MAKASSAR, KOMPAS.com -- Jusuf Kalla beserta Kalla Group mendapatkan hadiah dari mitra bisnis mereka yakni Toyota dalam acara peringatan 60 tahun Kalla Group di Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/10). Hadiah tersebut berupa lukisan berukuran 2x3 meter bergambar barong.

"Semoga barong ini menjadi pertanda agar Kalla Group selalu dilindungi," ujar Presiden Direktur Toyota, Johnny Dharmawan, setelah menyerahkan lukisan tersebut.

Sebelumnya, dia meminta seluruh pemegang saham maupun direksi Kalla Group untuk naik panggung. Tidak ketinggalan pula cucu-cucu Jusuf Kalla.

Di panggung, sudah menanti bungkusan kain hitam yang saat disibak adalah lukisan barong. Menurut Johnny, lukisan tersebut dibuat oleh seniman muda, yang ia tidak sebut namanya.

Berdasarkan mitologi masyarakat Bali, Barong adalah roh baik berwujud singa yang melambangkan kebaikan. Dia digambarkan melawan unsur kebalikannya, yakni Rangda.

Kalla Group merayakan ulang tahun ke-60, yang jatuh pada 18 Oktober. Kisah Kalla Group diawali dari pendirian perusahaan dagang milik Hadji Kalla, ayah Jusuf Kalla, pada tahun 1952.


09.38 | 0 komentar | Read More

Subsidi Energi Harus Ditekan

Written By Unknown on Sabtu, 20 Oktober 2012 | 09.38

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah mempersiapkan beberapa opsi untuk menekan subsidi energi tahun depan. Salah satunya, meningkatkan efisiensi pemakaian bahan bakar minyak dan pengoperasian pembangkit listrik.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Rudi Rubiandini menyatakan hal itu dalam diskusi panel ahli Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, Jumat (19/10/2012), di Jakarta.

Rudi menyatakan, pemerintah akan berupaya menekan subsidi energi melalui kenaikan tarif tenaga listrik (TTL). " Kenaikan tarif listrik sudah disetujui, hanya tinggal melaksanakannya dengan baik, bagaimana mengaturnya supaya masyarakat bisa menerima," katanya.

Sementara untuk menekan besaran subsidi BBM, menurut Rudi, pemerintah membuka beberapa opsi. Pertama, dari yang sangat ringan, yaitu melakukan efisiensi melalui sosialisasi. Kedua, efisiensi subsidi energi melalui konversi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas. "Itu juga sekarang kami lakukan," ujarnya.

"Kami mencoba meyakinkan pihak DPR, apakah benar apabila tahun depan kami coba mengurangi subsidi untuk BBM, akan diizinkan," kata Rudi.

Jika DPR memberi sinyal hijau, pemerintah akan membahasnya dengan DPR. Pembahasan itu untuk membicarakan opsi apa yang membuat rakyat makin menerima, tetapi negara tidak dibebankan begitu besar. "Saat ini kami masih membereskan pembahasan RAPBN 2013, baru penambahan kuota BBM 2012 dan baru membereskan kenaikan tarif listrik," ungkapnya.

Pemerintah dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan DPR untuk membicarakan mengenai beberapa opsi penurunan subsidi energi. "Kami sejak lama telah memiliki perhitungan mengenai opsi kenaikan harga BBM ini, tetapi tentu itu harus dibahas dulu dengan pemerintah secara menyeluruh dan dikomunikasikan dengan DPR," tuturnya.


09.38 | 0 komentar | Read More

Obligasi PLN Kelebihan Permintaan 11,5 Kali

JAKARTA, KOMPAS.com — Penawaran transaksi obligasi internasional PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) direspons positif para investor global. Pemesanan obligasi yang diterbitkan perseroan itu mencapai 11,5 miliar dollar AS atau 11,5 kali dari nilai obligasi yang ditawarkan.

Menurut Direktur Utama PT PLN Nur Pamudji, pesanan dengan total nilai sekitar 11,5 miliar dollar AS datang dari lebih 380 investor. "PLN akan memanfaatkan perolehan dana dengan tingkat bunga tetap berjangka panjang untuk belanja modal dan tujuan-tujuan umum perusahaan," kata Nur, Jumat (19/10/2012), di Jakarta.

Penawaran obligasi yang baru ini dialokasikan 45 persen kepada investor di Asia, 31 persen ke investor Amerika Serikat dan 24 persen ke investor Eropa. Berdasarkan jenis investor, 73 persen dialokasikan untuk manajer investasi, 7 persen kepada perusahaan asuransi, 8 persen untuk bank, 9 persen untuk bank-bank swasta, 3 persen untuk pengelola kekayaan negara, dan lainnya institusi publik.

Menurut Nur, PLN mendapat pendanaan 1 miliar dollar AS. Pendanaan itu berasal dari hasil penjualan obligasi berjangka 30 tahun tanpa jaminan. Penawaran obligasi itu dilakukan dengan strategi eksekusi dalam serangkaian pertemuan fixed income investor global di Asia, Eropa, dan AS.

Nur mengemukakan, transaksi itu menyusul penerbitan obligasi 1 miliar dollar AS, dengan kupon 5,5 persen, yang diterbitkan pada November 2011. Transaksi ini juga menjadi transaksi obligasi pertama PLN dengan tenor 30 tahun yang diterbitkan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Barclays dan Citigroup bertindak sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Manager. PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai Co Manager.


09.38 | 0 komentar | Read More

Prioritaskan Gas untuk Domestik

Prioritaskan Gas untuk Domestik

Penulis : Evy Rachmawati | Jumat, 19 Oktober 2012 | 22:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemanfaatan energi primer, termasuk gas, harus diprioritaskan untuk kepentingan domestik. Hal ini diharapkan dapat mendorong kedaulatan dan ketahanan energi nasional.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Ali Masykur Musa, Jumat (19/10/2012), di Jakarta. Menurut Ali Masykur, Indonesia memiliki potensi energi primer yang melimpah. Namun, sebagian hasil produksinya malah diekspor padahal kebutuhan energi di dalam negeri terus meningkat.

Di tempat terpisah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan pemanfaatan gas untuk kepentingan domestik.

Pemakaian gas itu akan diutamakan untuk produksi minyak, kelistrikan, pupuk, dan sektor industri pengguna gas. "Soal skala prioritas, itu bisa berganti-ganti, tergantung kebutuhan, bisa listrik dulu, pupuk, atau yang lain," tuturnya.

Menurut Jero Wacik, pemerintah akan meningkatkan alokasi gas untuk domestik. "Alokasi gas untuk kepentingan dalam negeri akan diperbesar, lebih dari 50 persen porsinya," ungkapnya.


09.38 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

Written By Unknown on Jumat, 19 Oktober 2012 | 09.38

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIndonesia Tawarkan Blok Migas kepada Investor RusiaRaih Investment Grade Lagi, Ini Tanggapan MenkeuAsia Variatif, IHSG Rawan Terkena Ambil UntungIndeks Menguji Level Resistance 4.355Indonesia Diganjar Investment Grade dari R&ISektor Manufaktur di AS Menunjukkan PerbaikanRuang Kenaikan IHSG Semakin TerbatasIHSG Siap Terpangkas di Akhir PekanTeh Wangi IndonesiaSaham Google Anjlok, Wall Street MerahDi Mana Sebaiknya Menyimpan Polis AsuransiPengusaha Mesir Kunjungi Trade Expo IndonesiaPengelolaan Ikan dan Garam Semrawut2013, Pioneer Diproduksi di IndonesiaDanamon Luncurkan Produk Solusi Emas Murni


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 19 Oct 2012 09:20:01 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09105531/Indonesia.Tawarkan.Blok.Migas.kepada.Investor.Rusia Fri , 19 Oct 2012 09:10:55 UTC+0700Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM menawarkan 23 blok baru minyak dan gas migas kepada investor-investor Rusia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09105531/Indonesia.Tawarkan.Blok.Migas.kepada.Investor.Rusia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09105531/Indonesia.Tawarkan.Blok.Migas.kepada.Investor.Rusia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09085335/Raih.Investment.Grade.Lagi..Ini.Tanggapan.Menkeu Fri , 19 Oct 2012 09:08:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/07/1140082t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indonesia mendapat peringkat BBB- stable outlook Investment Grade dari lembaga pemeringkat Rating and Investment Information Inc R&amp;I. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09085335/Raih.Investment.Grade.Lagi..Ini.Tanggapan.Menkeu">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09085335/Raih.Investment.Grade.Lagi..Ini.Tanggapan.Menkeu http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09070262/Asia.Variatif..IHSG.Rawan.Terkena.Ambil.Untung Fri , 19 Oct 2012 09:07:02 UTC+0700Bursa saham di kawasan Asia hari ini dibuka variatif seiring minimnya sentimen baru di regional. IHSG kemungkinan terkoreksi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09070262/Asia.Variatif..IHSG.Rawan.Terkena.Ambil.Untung">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09070262/Asia.Variatif..IHSG.Rawan.Terkena.Ambil.Untung http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09014685/Indeks.Menguji.Level.Resistance.4.355 Fri , 19 Oct 2012 09:01:46 UTC+0700Riset Mega Capital Indonesia memperkirakan, IHSG akan kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09014685/Indeks.Menguji.Level.Resistance.4.355">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09014685/Indeks.Menguji.Level.Resistance.4.355 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08312362/Indonesia..Diganjar.Investment.Grade.dari.RI Fri , 19 Oct 2012 08:31:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1305537t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information Inc R&amp;I menaikkan Sovereign Credit Rating Indonesia menjadi BBB- stable outlook. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08312362/Indonesia..Diganjar.Investment.Grade.dari.RI">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08312362/Indonesia..Diganjar.Investment.Grade.dari.RI http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08251015/Sektor.Manufaktur.di.AS.Menunjukkan.Perbaikan Fri , 19 Oct 2012 08:25:10 UTC+0700Sektor manufaktur di Amerika Serikat belum sepenuhnya pulih pascakrisis tahun 2008 silam dan pengaruh krisis utang di Eropa belakangan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08251015/Sektor.Manufaktur.di.AS.Menunjukkan.Perbaikan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08251015/Sektor.Manufaktur.di.AS.Menunjukkan.Perbaikan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08220746/Ruang.Kenaikan.IHSG.Semakin.Terbatas Fri , 19 Oct 2012 08:22:07 UTC+0700Di akhir pekan ini IHSG tampaknya dibayangi pelemahan, karena ruang IHSG untuk naik semakin terbatas. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08220746/Ruang.Kenaikan.IHSG.Semakin.Terbatas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08220746/Ruang.Kenaikan.IHSG.Semakin.Terbatas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08190430/IHSG.Siap.Terpangkas.di.Akhir.Pekan Fri , 19 Oct 2012 08:19:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/06/1240437t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah reli sejak awal pekan lalu, IHSG hari ini diperkirakan melemah sebagai bagian dari konsolidasi. Apalagi semalam bursa global melemah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08190430/IHSG.Siap.Terpangkas.di.Akhir.Pekan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08190430/IHSG.Siap.Terpangkas.di.Akhir.Pekan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia Fri , 19 Oct 2012 07:33:19 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/30/1319268t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suara terompet kapal untuk ketiga kalinya terdengar sampai rumah penduduk di Makassar, Sulawesi Selatan, dalam radius 3 kilometer. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07241037/Saham.Google.Anjlok..Wall.Street.Merah Fri , 19 Oct 2012 07:24:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/29/2227104t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bursa saham Wall Street berakhir melemah pada Kamis Jumat pagi WIB, terseret saham Google yang jatuh. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07241037/Saham.Google.Anjlok..Wall.Street.Merah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07241037/Saham.Google.Anjlok..Wall.Street.Merah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07180472/Di.Mana.Sebaiknya.Menyimpan.Polis.Asuransi Fri , 19 Oct 2012 07:18:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/18/0814263t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Untuk mencairkan manfaat tersebut, salah satu persyaratan yang diminta oleh perusahaan asuransi adalah menyertakan polis asuransi asli. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07180472/Di.Mana.Sebaiknya.Menyimpan.Polis.Asuransi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07180472/Di.Mana.Sebaiknya.Menyimpan.Polis.Asuransi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22481743/Pengusaha.Mesir.Kunjungi.Trade.Expo.Indonesia Thu , 18 Oct 2012 22:48:17 UTC+0700Sebanyak 45 pengusaha Mesir hadir pada Trade Expo Indonesia 2012, yang diselenggarakan di Jakarta, 17-21 Oktober 2012. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22481743/Pengusaha.Mesir.Kunjungi.Trade.Expo.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22481743/Pengusaha.Mesir.Kunjungi.Trade.Expo.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22451494/Pengelolaan.Ikan.dan.Garam.Semrawut Thu , 18 Oct 2012 22:45:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/15/1958443t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Industri perikanan nasional terpuruk karena kelangkaan bahan baku <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22451494/Pengelolaan.Ikan.dan.Garam.Semrawut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22451494/Pengelolaan.Ikan.dan.Garam.Semrawut http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/21094043/2013..Pioneer.Diproduksi.di.Indonesia.. Thu , 18 Oct 2012 21:09:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/01/06/2004388t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pioneer memperkuat struktur penjualan dan produksi di Asia Tenggara dengan mendirikan kantor perwakilan baru di Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/21094043/2013..Pioneer.Diproduksi.di.Indonesia..">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/21094043/2013..Pioneer.Diproduksi.di.Indonesia.. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/19310213/Danamon.Luncurkan.Produk.Solusi.Emas.Murni... Thu , 18 Oct 2012 19:31:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/18/1928196t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Produk terbaru dari Danamon Syariah hadir memenuhi kebutuhan masyarakat yang berkeinginan memiliki emas yang diperuntukkan sebagai tabungan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/19310213/Danamon.Luncurkan.Produk.Solusi.Emas.Murni...">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/19310213/Danamon.Luncurkan.Produk.Solusi.Emas.Murni...

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comIndonesia Tawarkan Blok Migas kepada Investor RusiaRaih Investment Grade Lagi, Ini Tanggapan MenkeuAsia Variatif, IHSG Rawan Terkena Ambil UntungIndeks Menguji Level Resistance 4.355Indonesia Diganjar Investment Grade dari R&ISektor Manufaktur di AS Menunjukkan PerbaikanRuang Kenaikan IHSG Semakin TerbatasIHSG Siap Terpangkas di Akhir PekanTeh Wangi IndonesiaSaham Google Anjlok, Wall Street MerahDi Mana Sebaiknya Menyimpan Polis AsuransiPengusaha Mesir Kunjungi Trade Expo IndonesiaPengelolaan Ikan dan Garam Semrawut2013, Pioneer Diproduksi di IndonesiaDanamon Luncurkan Produk Solusi Emas Murni


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Fri , 19 Oct 2012 09:20:01 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09105531/Indonesia.Tawarkan.Blok.Migas.kepada.Investor.Rusia Fri , 19 Oct 2012 09:10:55 UTC+0700Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM menawarkan 23 blok baru minyak dan gas migas kepada investor-investor Rusia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09105531/Indonesia.Tawarkan.Blok.Migas.kepada.Investor.Rusia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09105531/Indonesia.Tawarkan.Blok.Migas.kepada.Investor.Rusia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09085335/Raih.Investment.Grade.Lagi..Ini.Tanggapan.Menkeu Fri , 19 Oct 2012 09:08:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/07/1140082t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indonesia mendapat peringkat BBB- stable outlook Investment Grade dari lembaga pemeringkat Rating and Investment Information Inc R&amp;I. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09085335/Raih.Investment.Grade.Lagi..Ini.Tanggapan.Menkeu">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09085335/Raih.Investment.Grade.Lagi..Ini.Tanggapan.Menkeu http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09070262/Asia.Variatif..IHSG.Rawan.Terkena.Ambil.Untung Fri , 19 Oct 2012 09:07:02 UTC+0700Bursa saham di kawasan Asia hari ini dibuka variatif seiring minimnya sentimen baru di regional. IHSG kemungkinan terkoreksi. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09070262/Asia.Variatif..IHSG.Rawan.Terkena.Ambil.Untung">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09070262/Asia.Variatif..IHSG.Rawan.Terkena.Ambil.Untung http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09014685/Indeks.Menguji.Level.Resistance.4.355 Fri , 19 Oct 2012 09:01:46 UTC+0700Riset Mega Capital Indonesia memperkirakan, IHSG akan kembali fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09014685/Indeks.Menguji.Level.Resistance.4.355">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/09014685/Indeks.Menguji.Level.Resistance.4.355 http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08312362/Indonesia..Diganjar.Investment.Grade.dari.RI Fri , 19 Oct 2012 08:31:23 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1305537t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information Inc R&amp;I menaikkan Sovereign Credit Rating Indonesia menjadi BBB- stable outlook. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08312362/Indonesia..Diganjar.Investment.Grade.dari.RI">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08312362/Indonesia..Diganjar.Investment.Grade.dari.RI http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08251015/Sektor.Manufaktur.di.AS.Menunjukkan.Perbaikan Fri , 19 Oct 2012 08:25:10 UTC+0700Sektor manufaktur di Amerika Serikat belum sepenuhnya pulih pascakrisis tahun 2008 silam dan pengaruh krisis utang di Eropa belakangan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08251015/Sektor.Manufaktur.di.AS.Menunjukkan.Perbaikan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08251015/Sektor.Manufaktur.di.AS.Menunjukkan.Perbaikan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08220746/Ruang.Kenaikan.IHSG.Semakin.Terbatas Fri , 19 Oct 2012 08:22:07 UTC+0700Di akhir pekan ini IHSG tampaknya dibayangi pelemahan, karena ruang IHSG untuk naik semakin terbatas. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08220746/Ruang.Kenaikan.IHSG.Semakin.Terbatas">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08220746/Ruang.Kenaikan.IHSG.Semakin.Terbatas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08190430/IHSG.Siap.Terpangkas.di.Akhir.Pekan Fri , 19 Oct 2012 08:19:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/06/1240437t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah reli sejak awal pekan lalu, IHSG hari ini diperkirakan melemah sebagai bagian dari konsolidasi. Apalagi semalam bursa global melemah. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08190430/IHSG.Siap.Terpangkas.di.Akhir.Pekan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/08190430/IHSG.Siap.Terpangkas.di.Akhir.Pekan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia Fri , 19 Oct 2012 07:33:19 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/30/1319268t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Suara terompet kapal untuk ketiga kalinya terdengar sampai rumah penduduk di Makassar, Sulawesi Selatan, dalam radius 3 kilometer. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07331967/Teh.Wangi.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07241037/Saham.Google.Anjlok..Wall.Street.Merah Fri , 19 Oct 2012 07:24:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/29/2227104t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bursa saham Wall Street berakhir melemah pada Kamis Jumat pagi WIB, terseret saham Google yang jatuh. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07241037/Saham.Google.Anjlok..Wall.Street.Merah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07241037/Saham.Google.Anjlok..Wall.Street.Merah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07180472/Di.Mana.Sebaiknya.Menyimpan.Polis.Asuransi Fri , 19 Oct 2012 07:18:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/18/0814263t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Untuk mencairkan manfaat tersebut, salah satu persyaratan yang diminta oleh perusahaan asuransi adalah menyertakan polis asuransi asli. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07180472/Di.Mana.Sebaiknya.Menyimpan.Polis.Asuransi">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/19/07180472/Di.Mana.Sebaiknya.Menyimpan.Polis.Asuransi http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22481743/Pengusaha.Mesir.Kunjungi.Trade.Expo.Indonesia Thu , 18 Oct 2012 22:48:17 UTC+0700Sebanyak 45 pengusaha Mesir hadir pada Trade Expo Indonesia 2012, yang diselenggarakan di Jakarta, 17-21 Oktober 2012. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22481743/Pengusaha.Mesir.Kunjungi.Trade.Expo.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22481743/Pengusaha.Mesir.Kunjungi.Trade.Expo.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22451494/Pengelolaan.Ikan.dan.Garam.Semrawut Thu , 18 Oct 2012 22:45:14 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/15/1958443t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Industri perikanan nasional terpuruk karena kelangkaan bahan baku <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22451494/Pengelolaan.Ikan.dan.Garam.Semrawut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/22451494/Pengelolaan.Ikan.dan.Garam.Semrawut http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/21094043/2013..Pioneer.Diproduksi.di.Indonesia.. Thu , 18 Oct 2012 21:09:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/01/06/2004388t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pioneer memperkuat struktur penjualan dan produksi di Asia Tenggara dengan mendirikan kantor perwakilan baru di Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/21094043/2013..Pioneer.Diproduksi.di.Indonesia..">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/21094043/2013..Pioneer.Diproduksi.di.Indonesia.. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/19310213/Danamon.Luncurkan.Produk.Solusi.Emas.Murni... Thu , 18 Oct 2012 19:31:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/18/1928196t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Produk terbaru dari Danamon Syariah hadir memenuhi kebutuhan masyarakat yang berkeinginan memiliki emas yang diperuntukkan sebagai tabungan <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/19310213/Danamon.Luncurkan.Produk.Solusi.Emas.Murni...">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/10/18/19310213/Danamon.Luncurkan.Produk.Solusi.Emas.Murni...


09.38 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger