Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Pembelian Obligasi Bantu Ekonomi AS

Written By Unknown on Selasa, 04 Desember 2012 | 09.38

Pasar Modal

Pembelian Obligasi Bantu Ekonomi AS

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Selasa, 4 Desember 2012 | 08:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Turunnya suku bunga kredit kepemilikan rumah di Amerika Serikat menunjukkan kebijakan bank sentral negara itu tepat bagi perekonomian. Namun, dalam jangka pendek, ancaman persoalan kesenjangan fiskal (fiscal cliff) masih menekan pasar keuangan.

"Sejak diluncurkannya program pembelian obligasi di bulan September, suku bunga KPR telah turun dan ini adalah bukti bahwa kebijakan kami berjalan efektif meskipun belum semua berjalan dengan baik," kata Presiden Federal Reserve Bank of New York William Dudley, Senin (3/12/2012), seperti dikutip riset Monex Investindo Futures.

Bursa saham AS ditutup lebih rendah pada hari Senin, dengan Dow Jones Industrial Average mengakhiri penguatan beruntun selama tiga sesi terakhir.

Ini setelah secara tak terduga terjadi penurunan pada sektor manufaktur dan masih terjadinya tawar-menawar politik untuk menghindari jurang fiskal.

Sebelumnya, dilaporkan data ISM mengalami kontraksi pada bulan November. Kemarin bursa saham Asia menguat setelah naiknya indeks manufaktur China yang memberikan harapan akan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi dunia.

Akan tetapi, investor terlihat enggan mendorong kenaikan indeks lebih lanjut akibat belum adanya solusi akan kesenjangan fiskal AS. Indeks Nikkei menguat tipis 0,1 persen seiring membaiknya sentimen pascadata manufaktur China, tetapi penguatan yen berhasil membatasi reli.

Indeks Kospi menguat 0,4 persen akibat meningkatnya aktivitas ekspor dan manufaktur Korea Selatan. Indeks Hang Seng turun 1,2 persen tertekan oleh maraknya aksi ambil untung setelah indeks menyentuh level tertinggi sejak September 2011.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat Terbatas

Pasar Modal

Indeks Fluktuatif, Cenderung Menguat Terbatas

Selasa, 4 Desember 2012 | 09:08 WIB

KOMPAS/PRIYOMBODO

Ilustrasi

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan sebelumnya mampu ditutup menguat di level 4.302 setelah sempat berada di teritori negatif.

Volatilitas itu diperkirakan masih akan terjadi pada perdagangan hari ini, Selasa (4/12/2012), dengan kecenderungan menguat terbatas. Menurut riset Mega Capital Indonesia, kenaikan kemarin memberikan peluang bagi indeks untuk dapat melanjutkan penguatannya menuju resistance level terdekat di 4.325.

Akan tetapi, jika indeks gagal bertahan di atas support level 4.285, kemungkinan dapat mengalami penurunan lebih dalam (bearish continuation).

Hari ini diperkirakan indeks kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas. Tekanan eksternal datang dari merahnya bursa Amerika Serikat.

Data ISM dan kecemasan atas kesenjangan fiskal (fiscal cliff) AS menekan Wall Street. Dow Jones terkoreksi 0,46 persen dipimpin oleh DuPont dan General Electric, S&P500 terkoreksi 0,47 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,27 persen akibat data ISM manufacturing yang berada di bawah ekspektasi meskipun terdapat tawaran dari Partai Republik untuk menghindari kesenjangan fiskal.

Dalam suratnya kepada Presiden Obama, John Boehner dan enam pemimpin Partai Republik lainnya memberi opsi pendapatan sebesar 800 miliar dollar AS melalui reformasi pajak serta 600 miliar dollar AS dari sektor kesehatan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Timothy Geithner mengatakan bahwa pada akhirnya Partai Republik akan menyetujui kenaikan pajak bagi penduduk dengan penghasilan terbesar untuk menhindari terjadinya kesenjangan fiskal. Dari data ekonomi, ISM manufacturing turun ke 49,5 yang merupakan level terendah dalam tiga tahun terakhir.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Mayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

Pasar Modal

Mayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Selasa, 4 Desember 2012 | 09:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayoritas bursa Asia pada Selasa (4/12/2012) pagi ini dibuka melemah seiring sentimen negatif dari data ekonomi Amerika Serikat dan pesimisme terkait kompromi solusi jurang fiskal di negeri itu.

Pelemahan itu pun rawan menyeret pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Harga minyak dunia pagi ini juga turut melemah tipis ke level 88,9 dollar AS per barrel.

Sementara itu ETF Indonesia di bursa AS rebound 0,8 persen semalam setelah melemah dalam empat hari sebelumnya. Riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG hari ini akan dibuka melemah seiring sentimen negatif dari bursa AS semalam itu.

Beberapa saham sektor perbankan dan telekomunikasi yang menguat signifikan kemarin seperti BBCA, BMRI, EXCL dan ISAT diperkirakan akan mengalami koreksi karena ambil untung hari ini.

Support indeks berada di level 4.275. Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan semalam meski di awal perdagangan sempat dibuka menguat seiring penguatan bursa Asia dan Eropa.

Sentimen negatif dari rilis data manufacturing index AS di bulan November yang kembali terkontraksi ke level 49,5 sehingga memunculkan pesimisme pemulihan ekonomi AS.

Kompromi kesenjangan fiskal (fiscal cliff) di AS kembali tidak pasti setelah Presiden Obama menolak proposal pemotongan anggaran senilai 1,2 triliun dollar AS dan tambahan pendapatan pajak senilai 800 miliar dollar AS dari pihak parlemen partai Republik.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Apa yang Terjadi jika "Fiscal Cliff" di AS Tidak Terselesaikan

Written By Unknown on Senin, 03 Desember 2012 | 09.38

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendekati akhir tahun ini, isu fiscal cliff atau jurang fiskal di Amerika Serikat terus bergema di pasar keuangan. Saat negosiasi mengenai fiscal cliff antara pihak Demokrat dan Republik menemui jalan buntu, indeks saham rontok, harga komoditi berguguran.

Apa yang terjadi jika masalah ini tidak terselesaikan? Hal ini akan memicu berlakunya secara otomatis regulasi yang mengharuskan tidak adanya perpanjangan pemotongan pajak yang antara lain meliputi pajak penghasilan, investasi, yang diatur pada masa pemerintahan Presiden George W Bush.

Selain itu tunjangan pengangguran juga tidak akan diperpanjang. Anggaran belanja juga akan dipangkas secara masif pada Januari 2013. Menurut Kantor Anggaran Kongres, kombinasi dari kenaikan pajak dan pemangkasan belanja akan menarik keluar stimulus sebesar lebih dari 500 miliar dollar AS dari perekonomian AS dalam sembilan bulan pertama di 2013.

"Ini akan membawa AS masuk dalam resesi di tahun depan karena pertumbuhan Produk Domestik Bruto akan minus," kata Kepala Riset dan Analisis Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, di Jakarta, Senin (3/12/2012).

Resesi di Amerika Serikat yang notabene adalah negara dengan perekonomian terbesar dunia tentu saja akan mempengaruhi perekonomian global. Pelemahan ekonomi bisa menular ke seluruh dunia.

Ekspansi bisnis yang direncanakan pada akhir tahun lalu oleh perusahaan-perusahaan AS akan urung dilaksanakan karena kenaikan pajak dan proyeksi penurunan permintaan.

Pada Bulan Desember ini, negosiasi akan terus berlangsung dengan batas waktu yang kian dekat. Pihak Partai Demokrat menginginkan tidak adanya kenaikan pajak bagi warga negara yang berpenghasilan di bawah 250.000 dollar AS dan menaikan pajak penghasilan untuk warga yang berpenghasilan di atas 250.000 dollar AS.

Sementara Partai Republik menolak usulan itu, mereka menginginkan agar seluruh warga negara tidak mengalami kenaikan tanpa terkecuali dan memangkas belanja untuk program kesehatan medicare yang dirancang Obama.

"Oleh karena itu, isu fiscal cliff ini akan menjadi motor penggerak utama pasar keuangan di bulan Desember ini. Sentimen risk appetite atau minat terhadap risiko akan didukung oleh negosiasi yang berhasil sementara sentimen risk aversion atau alih risiko akan diprovokasi oleh negosiasi yang menemui jalan buntu," kata Ariston.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Sepekan Terakhir, IHSG Melemah 1,67 Persen

Pasar Modal

Sepekan Terakhir, IHSG Melemah 1,67 Persen

Penulis : Robertus Benny Dwi Koestanto | Senin, 3 Desember 2012 | 09:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -Di tengah penguatan bursa regional IHSG justru mencatatkan kinerja pelemahan selama sepekan dan dalam sebulan indeks mengalami penurunan sebesar 1,7 persen.Awal pekan ini, indeks menguji level dukungan di 4.250.

Menurut riset Mega Capital Indonesia, sentimen negatif selama sebulan terakhir di antaranya dari eksternal terkait belum adanya kesepakatan anggaran di Amerika Serikat dan penurunan harga komoditas khususnya minyak kelapa sawit.

Dari dalam negeri, kenaikan UMP, Pemberlakuan aturan LTV (Loan to Value) atau dikenal dengan Down Payment untuk perbankan syariah serta ekpektasi pelemahan sektor otomotif untuk tahun 2013 menjadi katalis negatif pelemahan indeks.

Sektor aneka industri yang didominasi saham ASII mengalami pelemahan cukup dalam selama sepekan hingga 7,05 persen dan sebulan 9,94 persen.

Saham berkapitalisasi besar seperti TLKM juga mengalami tekanan dalam sepekan melemah 2,17 persen dan sebulan 7,69 persen. Untuk perdagangan di akhir bulan November kemarin, IHSG melemah 0,99 persen pada level 4.276,14 yang didorong oleh pelemahan sektor infrastruktur 3,26 persen, keuangan 2,28 persen serta perkebunan 2,10 persen.

IHSG pada perdagangan sebelumnya gagal bertahan di atas support level 4.290 dan ditutup di level 4.276. Hal tersebut berpotensi membawa indeks kembali melanjutkan pelemahannya menuju support level berikutnya di 4.250.

Apabila level tersebut kembali dilewati mungkin dapat dipertimbangkan untuk keluar terlebih dahulu dari pasar (clear all position). Stochastic berada pada kecenderungan melemah, maka Senin (3/12/2012) ini diperkirakan indeks akan menguji support level di 4.250.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja


09.38 | 0 komentar | Read More

Ekonom Sarankan Harga BBM Naik Awal Tahun 2013

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom menilai beban pemerintah bisa lebih ringan jika mengambil keputusan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di awal tahun. Sebab, pemerintah bisa leluasa mengalokasikan anggaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian kapan ekonomi global bakal pulih kembali.

Soal berapa kenaikan harga BBM yang wajar, ekonom sepakat angka kajian pemerintah yang sebesar Rp 500 - Rp 1.500 per liter masih masuk akal. Tapi, semakin besar kenaikan, beban anggaran negara makin ringan.

Ekonom Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Latif Adam menganggap kenaikan harga BBM pada awal tahun 2013 lebih tepat. Sebab, kalau harus menunggu pelaksanaan konversi BBM ke gas yang hingga kini belum terlihat kesiapannya, anggaran negara tahun depan bakal semakin jebol.

Tapi, kebijakan ini akan menimbulkan risiko politik yang cukup besar, khususnya bagi partai penguasa yakni Partai Demokrat dan pengikutnya. Sebab, kenaikan harga hanya selang satu tahun menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2014. Tapi, dengan lebih awal menaikkan harga, masih ada kesempatan bagi partai penguasa memoles citra menjelang pemilu.

Ekonom Bank Mandiri, Destry Damayanti, juga mendukung BBM bersubsidi segera dinaikkan. Alasannya, harga minyak Indonesia, yaitu Indonesian Crude Price (ICP) saat ini, sudah mencapai  109 dollar AS per barel. "Lagipula, pada APBN 2013, pemerintah telah diberi keleluasaan untuk menaikkan harga BBM apabila harga minyak mentah sudah berada di atas asumsi pemerintah di APBN," ujar Destry, Minggu (2/12/2012).

Artinya, pemerintah bisa secara independen menaikkan harga. Namun, pemerintah memang harus siap dengan sejumlah konsekuensi, termasuk konsekuensi politik. Ia juga menyarankan agar pemerintah sebaiknya telah siap untuk mengatur subsidi yang dialokasikan hanya bagi warga yang membutuhkan.

Masih ragu-ragu

Pengamat Ekonomi Unika Atmajaya, A. Prasetyantoko menambahkan, angka subsidi tahun depan sebesar Rp 193,8 triliun masih terlalu besar. Kondisi ini mengakibatkan ekspansi anggaran pemerintah untuk membangun infrastruktur makin menciut.

Meski secara hitungan ekonomis dan politis kenaikan harga BBM di awal tahun masih menguntungkan, tampaknya pemerintah masih belum punya putusan. Pemerintah masih ragu meskipun sudah punya dasar hukum yang dan dukungan kuat dari DPR.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Armida Alisjahbana misalnya, masih memberikan jawaban mengawang saat ditanya rencana kenaikan harga BBM tahun depan. "Pricing (ICP) memang akan menjadi signal, dan kemudian berikutnya adalah alternatif atau opsi, kalau bukan BBM yang dinaikkan, opsi apa yang tersedia?" kata Armida pekan lalu.

Dari sisi makroekonomi, dampak kenaikan harga BBM masih terukur. Menurut hitungan Destry, setiap kenaikan harga BBM sebesar 10 persen, dampak terhadap inflasi sebesar 0,5 persen-0,7 persen. Jika pemerintah mengerek harga BBM sebesar 30 persen, tambahan inflasi sekitar 1,5 persen-2,1 persen. Artinya, jika asumsi inflasi di APBN 2013 sebesar 4,9 persen, perkiraan inflasi sepanjang 2013 bakal sekitar 7 persen. Selain itu, "Risiko naik langsung sekali terhadap inflasi jauh lebih rendah," katanya.

Ekonom Indef, Enny Sri Hartati, pilih menyarankan agar kenaikan harga BBM dilakukan secara bertahap. Misalnya, tiap triwulan sebesar Rp 500 per liter.

Jika pertimbangan pemerintah benar agar inflasi tidak terlalu tinggi, bukan lantaran faktor politik, Latif dan Prasetyantoko menyarankan pemerintah memilih waktu-waktu yang secara historis mengalami angka inflasi yang rendah. Misalnya, pada bulanMaret dan April saat terjadi panen raya padi.

Tapi, semua pertimbangan yang sudah di depan mata ini tergantung pada keberanian pemerintah memutuskan. (Farrel Dewantara, Agus Triyono/Kontan)

Baca juga:
Hari Tanpa BBM Bersubsidi Batal
19 Desember, Jatah Premium di Jakarta Habis
2 Desember, SPBU Tak Jual BBM Bersubsidi
BBM Subsidi Akan Dibatasi Rp 100.000 Per Hari?

Ikuti artikel terkait di Topik SUBSIDI UNTUK ORANG KAYA?

Editor :

Erlangga Djumena


09.38 | 0 komentar | Read More

Rumah China di Tengah Jalan Itu Akhirnya Dirobohkan

Written By Unknown on Minggu, 02 Desember 2012 | 09.38

Infrastruktur

Rumah China di Tengah Jalan Itu Akhirnya Dirobohkan

Penulis : Haryo Damardono | Sabtu, 1 Desember 2012 | 17:21 WIB

BEIJING, KOMPAS.com — Otoritas pemerintahan China akhirnya merobohkan rumah bertingkat lima di tengah-tengah sebuah ruas jalan. Rumah itu beberapa waktu belakangan ini ramai diberitakan dan diperbincangkan di media, oleh karena menjadi simbol perlawanan dari rakyat China terhadap kompensasi yang tidak sebanding.

Menurut Kepala Desa Xiayangzhang, Chen Xuecai, dikutip dari Kantor Berita Associated Press, Sabtu (1/12/2012), rumah itu telah dihancurkan dengan buldoser pada hari Sabtu ini. Pemilik rumah, seorang peternak bebek Luo Baogen, dan istrinya telah sepakat menerima kompensasi sebesar 260.000 yuan atau 41.000 dollar AS setara Rp 389 juta.

Sejauh ini, belum ada konfirmasi dari Luo, oleh karena telepon genggamnya dimatikan.

Kediaman pasangan ini memang sempat terisolasi dari tetangga karena berada di tengah pembangunan jalan menuju stasiun baru di luar kota Wenling di Provinsi Zhejiang. Foto rumah Luo memang sempat menjadi hit di media, dan menjadi simbol perlawanan.

Hal itu terutama setelah Luo (67) ternyata baru saja selesai merenovasi rumahnya seharga 600.000 yuan setara Rp 570 juta, sementara pemerintah hanya menawarkan kompensasi 220.000 yuan atau Rp 209 juta, walau akhirnya kesepakatan ditutup di angka Rp 389 juta.

Masih belum jelas mengapa akhirnya Luo sepakat dengan kompensasi yang ditawarkan pemerintah dalam pertemuan yang berlangsung Jumat siang.

Namun, Chen, Kepala Desa, mengatakan, Luo lelah dengan perhatian media. Luo menerima belasan media tiap hari, dan pada kenyataannya rumahnya telah benar-benar dikelilingi jalan. Jadi dia memutuskan untuk menghancurkannya.

Menurut AP, jamak terjadi otoritas menekan warga dengan menghentikan utilitas infrastruktur, meski dalam kasus ini, Luo mengatakan kepada media bahwa ia masih mendapatkan aliran listrik dan suplai air bersih.


09.38 | 0 komentar | Read More

Perekonomian Membaik, Garuda Tambah Penerbangan ke Bangkok

JAKARTA, KOMPAS.com -  Sebagai upaya meningkatkan layanan dan memenuhi peningkatan permintaan, maskapai Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta-Bangkok (pp) mulai Sabtu (1/12/2012 ) menjadi tiga kali sehari, dari sebelumnya sebanyak dua kali sehari.

"Penambahan frekuensi penerbangan tersebut diharapkan dapat lebih memudahkan penumpang dari Indonesia menuju Thailand dan sebaliknya. Hal itu mengingat naiknya permintaan dari pengguna jasa seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian kedua negara pasca krisis ekonomi global," kata Juru Bicara Garuda Indonesia Pujobroto, Sabtu (1/12/2012) dalam surat elektroniknya.

Garuda Indonesia melayani penerbangan tambahan Jakarta-Bangkok dengan pesawat bernomor penerbangan GA 864 yang berangkat dari Jakarta pada pukul 16.20 WIB dan tiba di Bangkok pukul 20.10 waktu setempat.

Penambahan ini mengingat naiknya permintaan dari pengguna jasa seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian kedua negara pasca krisis ekonomi global.

-- Pujobroto

Selanjutnya, penerbangan Bangkok-Jakarta dengan nomor GA 865 akan berangkat dari Bangkok keesokan harinya pukul 06.35 waktu setempat dan tiba di Jakarta pada pukul 10.10 WIB.

Penerbangan tambahan tersebut dilayani dengan pesawat jenis Boeing 737-800 dengan total kapasitas kursi sebanyak 162 penumpang, terdiri dari 12 kursi di Kelas Eksekutif dan 1 50 kursi di Kelas Ekonomi. Adapun penerbangan Jakarta-Bangkok (pp) dilayani setiap hari.

Pertumbuhan ekonomi Thailand pada tahun ini mencapai 3,6 persen dan diperkirakan naik hingga 4 persen pada 2013. Dengan kondisi tersebut, orang Thailand yang berkunjung ke Indonesia juga diperkirakan meningkat, yaitu sebanyak 105.900 orang pada 2012 dan 120.8 00 orang pada 2013.

Sementara orang Indonesia yang berkunjung ke Thailand pada tahun ini diperkirakan mencapai 265 .200 orang dan akan meningkat hingga 286.000 orang pada 2013. Thailand sendiri diminati pengunjung Indonesia sebagai destinasi bisnis serta wisata alam, wisata belanja, dan wisata religi maupun budaya agama Buddhis.

Penambahan frekuensi penerbangan ini juga merupakan bagian dari upaya pengembangan jaringan penerbangan sesuai program Quantum Leap 2011-2015.

Untuk mewujudkan target tersebut, Garuda Indonesia pada tahun ini mendatangkan 2 0 pesawat baru yang terdiri dari 4 B737-800NG, 2 A330-200, 9 pesawat A320 untuk Citilink, dan 5 pesawat sub-100 Bombardier CRJ1000 NextGen.

Dengan kedatangan pesawat-pesawat baru tersebut, maka pada tahun 2012 jumlah armada Garuda Indonesia akan mencapai sebanyak 105 pesawat dengan rata-rata usia 5,8 tahun.

Pada tahun 2013, Garuda Indonesia juga berencana mendatangkan 24 armada baru, yang terdiri dari 4 pesawat Boeing 777-300 ER, 3 Airbus A330, 10 Boeing 737-800NG, dan 7 Bombardier CRJ1000 NextGen, hingga akhirnya pada tahun 2015 Garuda Indonesia akan mengoperasikan sebanyak 194 pesawat .


09.38 | 0 komentar | Read More

Amsterdam Auto Show Dibatalkan

Krisis Ekonomi

Amsterdam Auto Show Dibatalkan

Penulis : Haryo Damardono | Sabtu, 1 Desember 2012 | 19:49 WIB

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Amsterdam Auto Show 2013 atau AutoRAI 2013, yang dijadwalkan berlangsung bulan April 2013 telah dibatalkan. Pembatalan dikarenakan kurangnya dukungan dari importir dan suplier oleh karena krisis ekonomi di Eropa.

"Persoalan mendasarnya adalah tidak adanya merek-merek utama yang mendukung acara ini," ujar Manajer AutoRAI 2013, Joost 't Hooft, dikutip Reuters, Sabtu (1/12/2012).

Penyelenggara sebenarnya berharap AutoRAI 2013 akan dihadiri 300.000 pengunjung, naik dari 270.000 pengunjung pada tahun 2012 lalu.

Persoalan mendasarnya adalah tidak adanya merek-merek utama yang mendukung acara ini.

-- Joost t Hooft

Sekedar pembanding Indonesia International Motor Show (IIMS) ke-20 pada bulan September 2012 lalu dihadiri lebih dari 350.000 orang pengunjung.

Pada IIMS ke-20 di Kemayoran, Jakarta ini, juga dimeriahkan oleh 35 agen pemegang merek (APM), lebih banyak ketimbang IIMS tahun 2011 lalu sebanyak 32 APM.


09.38 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

Written By Unknown on Sabtu, 01 Desember 2012 | 09.38

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comKadin Minta Pemerintah Naikkan Harga BBMKadin: Pemerintah Salah Mengerti tentang OutsourcingKadin Sediakan Dana Rp 100 Miliar untuk Pengusaha Menengah di DaerahBNP2TKI-IOM Kerja Sama Pemberdayaan TKI Korban TraffickingCitilink Gandeng Chartis Luncurkan Citilink ShieldIHSG Jeblok Sendirian, Kembali ke Level 4.200-anPekan Depan, Pemerintah Ajukan Tambahan Kuota BBM SubsidiPertamina Jamin Stok BBM JabodetabekAntam Tambah 7,5 Persen Saham Tambang Emas GosowongMenteri Perhubungan ASEAN Sepakati Komitmen ASEAN ConnectivityPemerintah Sampaikan Usulan RUU Redenominasi Rupiah2013, Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 2,5 TKisruh Bumi, Bakrie & Brothers Hanya Ingin Tukar GulingPesanan Pesawat PT Dirgantara Indonesia Capai Rp 8 TriliunRupiah Diprediksi Mendatar, BI Tetap Hadir di Pasar

http://www.kompas.com/ News and Service Sat , 01 Dec 2012 09:20:01 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/09300220/Kadin.Minta.Pemerintah.Naikkan.Harga.BBM. Sat , 01 Dec 2012 09:30:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/07/2042094t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kadin berpendapat pemerintah perlu menaikkan harga bahan bakar minyak agar tidak terus membebani APBN. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/09300220/Kadin.Minta.Pemerintah.Naikkan.Harga.BBM.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/09300220/Kadin.Minta.Pemerintah.Naikkan.Harga.BBM. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07300480/Kadin.Pemerintah.Salah.Mengerti.tentang.Outsourcing Sat , 01 Dec 2012 07:30:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/07/2042094t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kamar Dagang dan Industri Kadin Indonesia menilai pemerintah tidak paham soal &quot;outsourcing&quot;. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07300480/Kadin.Pemerintah.Salah.Mengerti.tentang.Outsourcing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07300480/Kadin.Pemerintah.Salah.Mengerti.tentang.Outsourcing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07205577/Kadin.Sediakan.Dana.Rp.100.Miliar.untuk.Pengusaha.Menengah.di.Daerah Sat , 01 Dec 2012 07:20:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/14/2021094t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Untuk menumbuhkan ekonomi dan pengusaha baru di daerah, Kadin menyediakan dana Rp 100 miliar bantuan modal. Dana ini disebut Palapa Fund. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07205577/Kadin.Sediakan.Dana.Rp.100.Miliar.untuk.Pengusaha.Menengah.di.Daerah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07205577/Kadin.Sediakan.Dana.Rp.100.Miliar.untuk.Pengusaha.Menengah.di.Daerah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/00165623/BNP2TKI.IOM.Kerja.Sama.Pemberdayaan.TKI.Korban.Trafficking Sat , 01 Dec 2012 00:16:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/04/18/2236145t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">BNP2TKI dan IOM sepakat mengembangkan kerja sama untuk reintegrasi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Tenaga Kerja Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/00165623/BNP2TKI.IOM.Kerja.Sama.Pemberdayaan.TKI.Korban.Trafficking">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/00165623/BNP2TKIIOM.Kerja.Sama.Pemberdayaan.TKI.Korban.Trafficking http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/22355354/Citilink.Gandeng.Chartis.Luncurkan.Citilink.Shield Fri , 30 Nov 2012 22:35:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/29/0005107t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan berbiaya murah, Citilink, meluncurkan asuransi perjalanan Citilink Shield. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/22355354/Citilink.Gandeng.Chartis.Luncurkan.Citilink.Shield">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/22355354/Citilink.Gandeng.Chartis.Luncurkan.Citilink.Shield http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/17375939/IHSG.Jeblok.Sendirian..Kembali.ke.Level.4.200.an Fri , 30 Nov 2012 17:37:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah cukup dalam, sebanyak 42,95 poin atau sekitar 0,99 persen ke level 4.276,14. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/17375939/IHSG.Jeblok.Sendirian..Kembali.ke.Level.4.200.an">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/17375939/IHSG.Jeblok.Sendirian..Kembali.ke.Level.4.200an http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/16315433/Pekan.Depan..Pemerintah.Ajukan.Tambahan.Kuota.BBM.Subsidi.. Fri , 30 Nov 2012 16:31:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1221103-kum-menteri-esdm-jero-wacik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah akan mengajukan tambahan kuota bahan bakar minyak BBM bersubsidi kepada Dewan Perwakilan Rakyat pekan depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/16315433/Pekan.Depan..Pemerintah.Ajukan.Tambahan.Kuota.BBM.Subsidi..">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/16315433/Pekan.Depan..Pemerintah.Ajukan.Tambahan.Kuota.BBM.Subsidi.. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1609323/Pertamina.Jamin.Stok.BBM.Jabodetabek Fri , 30 Nov 2012 16:09:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/28/1258375-ags---premium-habis-di-sejumlah-spbu-di-jakarta--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina menjamin stok dan pasokan bahan bakar minyak BBM untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1609323/Pertamina.Jamin.Stok.BBM.Jabodetabek">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1609323/Pertamina.Jamin.Stok.BBM.Jabodetabek http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15481117/Antam.Tambah.7.5.Persen.Saham.Tambang.Emas.Gosowong Fri , 30 Nov 2012 15:48:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/14/1204066t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Aneka Tambang Tbk ANTM mengambil alih 7,5 persen saham PT Nusa Halmahera Minerals milik Newcrest Mining Limited. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15481117/Antam.Tambah.7.5.Persen.Saham.Tambang.Emas.Gosowong">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15481117/Antam.Tambah.7.5.Persen.Saham.Tambang.Emas.Gosowong http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15194313/Menteri.Perhubungan.ASEAN.Sepakati.Komitmen.ASEAN.Connectivity. Fri , 30 Nov 2012 15:19:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/20/1418246t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para menteri perhubungan ASEAN sepakat pentingnya memperkuat, meningkatkan, dan mengintensifkan usaha untuk mewujudkan konektivitas ASEAN. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15194313/Menteri.Perhubungan.ASEAN.Sepakati.Komitmen.ASEAN.Connectivity.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15194313/Menteri.Perhubungan.ASEAN.Sepakati.Komitmen.ASEAN.Connectivity. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/14511530/Pemerintah.Sampaikan.Usulan.RUU.Redenominasi.Rupiah Fri , 30 Nov 2012 14:51:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/23/0910513t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah melalui Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyampaikan rencana mengusulkan RUU Redenominasi Rupiah ke DPR RI. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/14511530/Pemerintah.Sampaikan.Usulan.RUU.Redenominasi.Rupiah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/14511530/Pemerintah.Sampaikan.Usulan.RUU.Redenominasi.Rupiah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/13572125/2013..Adira.Finance.Terbitkan.Obligasi.Rp.2.5.T Fri , 30 Nov 2012 13:57:21 UTC+0700PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk ADMF berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 2,5 triliun di tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/13572125/2013..Adira.Finance.Terbitkan.Obligasi.Rp.2.5.T">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/13572125/2013..Adira.Finance.Terbitkan.Obligasi.Rp.2.5.T http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1327092/Kisruh.Bumi..Bakrie..Brothers.Hanya.Ingin.Tukar.Guling Fri , 30 Nov 2012 13:27:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/0923088t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Bakrie &amp; Brothers Tbk BNBR membuat pernyataan terbaru terkait proposalnya kepada pihak Bumi Plc. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1327092/Kisruh.Bumi..Bakrie..Brothers.Hanya.Ingin.Tukar.Guling">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1327092/Kisruh.Bumi..Bakrie..Brothers.Hanya.Ingin.Tukar.Guling http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/11441039/Pesanan.Pesawat.PT.Dirgantara.Indonesia.Capai.Rp.8.Triliun Fri , 30 Nov 2012 11:44:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/09/0806143t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Dirgantara Indonesia DI mengalami sejumlah kendala dalam meningkatkan kapasitas produksinya, salah satu di antaranya keterbatasan hanggar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/11441039/Pesanan.Pesawat.PT.Dirgantara.Indonesia.Capai.Rp.8.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/11441039/Pesanan.Pesawat.PT.Dirgantara.Indonesia.Capai.Rp.8.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/10330078/Rupiah.Diprediksi.Mendatar..BI.Tetap.Hadir.di.Pasar Fri , 30 Nov 2012 10:33:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/04/1922214t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Riset BNI Treasury memprediksi rupiah di akhir pekan ini berpotensi bergerak dengan kecenderungan mendatar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/10330078/Rupiah.Diprediksi.Mendatar..BI.Tetap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/10330078/Rupiah.Diprediksi.Mendatar..BI.Tetap.Hadir.di.Pasar

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comKadin Minta Pemerintah Naikkan Harga BBMKadin: Pemerintah Salah Mengerti tentang OutsourcingKadin Sediakan Dana Rp 100 Miliar untuk Pengusaha Menengah di DaerahBNP2TKI-IOM Kerja Sama Pemberdayaan TKI Korban TraffickingCitilink Gandeng Chartis Luncurkan Citilink ShieldIHSG Jeblok Sendirian, Kembali ke Level 4.200-anPekan Depan, Pemerintah Ajukan Tambahan Kuota BBM SubsidiPertamina Jamin Stok BBM JabodetabekAntam Tambah 7,5 Persen Saham Tambang Emas GosowongMenteri Perhubungan ASEAN Sepakati Komitmen ASEAN ConnectivityPemerintah Sampaikan Usulan RUU Redenominasi Rupiah2013, Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 2,5 TKisruh Bumi, Bakrie & Brothers Hanya Ingin Tukar GulingPesanan Pesawat PT Dirgantara Indonesia Capai Rp 8 TriliunRupiah Diprediksi Mendatar, BI Tetap Hadir di Pasar

http://www.kompas.com/ News and Service Sat , 01 Dec 2012 09:20:01 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/09300220/Kadin.Minta.Pemerintah.Naikkan.Harga.BBM. Sat , 01 Dec 2012 09:30:02 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/07/2042094t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kadin berpendapat pemerintah perlu menaikkan harga bahan bakar minyak agar tidak terus membebani APBN. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/09300220/Kadin.Minta.Pemerintah.Naikkan.Harga.BBM.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/09300220/Kadin.Minta.Pemerintah.Naikkan.Harga.BBM. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07300480/Kadin.Pemerintah.Salah.Mengerti.tentang.Outsourcing Sat , 01 Dec 2012 07:30:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/12/07/2042094t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kamar Dagang dan Industri Kadin Indonesia menilai pemerintah tidak paham soal &quot;outsourcing&quot;. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07300480/Kadin.Pemerintah.Salah.Mengerti.tentang.Outsourcing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07300480/Kadin.Pemerintah.Salah.Mengerti.tentang.Outsourcing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07205577/Kadin.Sediakan.Dana.Rp.100.Miliar.untuk.Pengusaha.Menengah.di.Daerah Sat , 01 Dec 2012 07:20:55 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/14/2021094t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Untuk menumbuhkan ekonomi dan pengusaha baru di daerah, Kadin menyediakan dana Rp 100 miliar bantuan modal. Dana ini disebut Palapa Fund. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07205577/Kadin.Sediakan.Dana.Rp.100.Miliar.untuk.Pengusaha.Menengah.di.Daerah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/07205577/Kadin.Sediakan.Dana.Rp.100.Miliar.untuk.Pengusaha.Menengah.di.Daerah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/00165623/BNP2TKI.IOM.Kerja.Sama.Pemberdayaan.TKI.Korban.Trafficking Sat , 01 Dec 2012 00:16:56 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/04/18/2236145t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">BNP2TKI dan IOM sepakat mengembangkan kerja sama untuk reintegrasi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Tenaga Kerja Indonesia. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/00165623/BNP2TKI.IOM.Kerja.Sama.Pemberdayaan.TKI.Korban.Trafficking">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/01/00165623/BNP2TKIIOM.Kerja.Sama.Pemberdayaan.TKI.Korban.Trafficking http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/22355354/Citilink.Gandeng.Chartis.Luncurkan.Citilink.Shield Fri , 30 Nov 2012 22:35:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/29/0005107t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Maskapai penerbangan berbiaya murah, Citilink, meluncurkan asuransi perjalanan Citilink Shield. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/22355354/Citilink.Gandeng.Chartis.Luncurkan.Citilink.Shield">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/22355354/Citilink.Gandeng.Chartis.Luncurkan.Citilink.Shield http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/17375939/IHSG.Jeblok.Sendirian..Kembali.ke.Level.4.200.an Fri , 30 Nov 2012 17:37:59 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah cukup dalam, sebanyak 42,95 poin atau sekitar 0,99 persen ke level 4.276,14. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/17375939/IHSG.Jeblok.Sendirian..Kembali.ke.Level.4.200.an">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/17375939/IHSG.Jeblok.Sendirian..Kembali.ke.Level.4.200an http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/16315433/Pekan.Depan..Pemerintah.Ajukan.Tambahan.Kuota.BBM.Subsidi.. Fri , 30 Nov 2012 16:31:54 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1221103-kum-menteri-esdm-jero-wacik-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah akan mengajukan tambahan kuota bahan bakar minyak BBM bersubsidi kepada Dewan Perwakilan Rakyat pekan depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/16315433/Pekan.Depan..Pemerintah.Ajukan.Tambahan.Kuota.BBM.Subsidi..">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/16315433/Pekan.Depan..Pemerintah.Ajukan.Tambahan.Kuota.BBM.Subsidi.. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1609323/Pertamina.Jamin.Stok.BBM.Jabodetabek Fri , 30 Nov 2012 16:09:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/28/1258375-ags---premium-habis-di-sejumlah-spbu-di-jakarta--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina menjamin stok dan pasokan bahan bakar minyak BBM untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1609323/Pertamina.Jamin.Stok.BBM.Jabodetabek">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1609323/Pertamina.Jamin.Stok.BBM.Jabodetabek http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15481117/Antam.Tambah.7.5.Persen.Saham.Tambang.Emas.Gosowong Fri , 30 Nov 2012 15:48:11 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/14/1204066t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Aneka Tambang Tbk ANTM mengambil alih 7,5 persen saham PT Nusa Halmahera Minerals milik Newcrest Mining Limited. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15481117/Antam.Tambah.7.5.Persen.Saham.Tambang.Emas.Gosowong">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15481117/Antam.Tambah.7.5.Persen.Saham.Tambang.Emas.Gosowong http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15194313/Menteri.Perhubungan.ASEAN.Sepakati.Komitmen.ASEAN.Connectivity. Fri , 30 Nov 2012 15:19:43 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/20/1418246t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para menteri perhubungan ASEAN sepakat pentingnya memperkuat, meningkatkan, dan mengintensifkan usaha untuk mewujudkan konektivitas ASEAN. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15194313/Menteri.Perhubungan.ASEAN.Sepakati.Komitmen.ASEAN.Connectivity.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/15194313/Menteri.Perhubungan.ASEAN.Sepakati.Komitmen.ASEAN.Connectivity. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/14511530/Pemerintah.Sampaikan.Usulan.RUU.Redenominasi.Rupiah Fri , 30 Nov 2012 14:51:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/23/0910513t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pemerintah melalui Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyampaikan rencana mengusulkan RUU Redenominasi Rupiah ke DPR RI. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/14511530/Pemerintah.Sampaikan.Usulan.RUU.Redenominasi.Rupiah">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/14511530/Pemerintah.Sampaikan.Usulan.RUU.Redenominasi.Rupiah http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/13572125/2013..Adira.Finance.Terbitkan.Obligasi.Rp.2.5.T Fri , 30 Nov 2012 13:57:21 UTC+0700PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk ADMF berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 2,5 triliun di tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/13572125/2013..Adira.Finance.Terbitkan.Obligasi.Rp.2.5.T">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/13572125/2013..Adira.Finance.Terbitkan.Obligasi.Rp.2.5.T http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1327092/Kisruh.Bumi..Bakrie..Brothers.Hanya.Ingin.Tukar.Guling Fri , 30 Nov 2012 13:27:09 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/0923088t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Bakrie &amp; Brothers Tbk BNBR membuat pernyataan terbaru terkait proposalnya kepada pihak Bumi Plc. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1327092/Kisruh.Bumi..Bakrie..Brothers.Hanya.Ingin.Tukar.Guling">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/1327092/Kisruh.Bumi..Bakrie..Brothers.Hanya.Ingin.Tukar.Guling http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/11441039/Pesanan.Pesawat.PT.Dirgantara.Indonesia.Capai.Rp.8.Triliun Fri , 30 Nov 2012 11:44:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/03/09/0806143t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Dirgantara Indonesia DI mengalami sejumlah kendala dalam meningkatkan kapasitas produksinya, salah satu di antaranya keterbatasan hanggar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/11441039/Pesanan.Pesawat.PT.Dirgantara.Indonesia.Capai.Rp.8.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/11441039/Pesanan.Pesawat.PT.Dirgantara.Indonesia.Capai.Rp.8.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/10330078/Rupiah.Diprediksi.Mendatar..BI.Tetap.Hadir.di.Pasar Fri , 30 Nov 2012 10:33:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/04/1922214t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Riset BNI Treasury memprediksi rupiah di akhir pekan ini berpotensi bergerak dengan kecenderungan mendatar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/10330078/Rupiah.Diprediksi.Mendatar..BI.Tetap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/11/30/10330078/Rupiah.Diprediksi.Mendatar..BI.Tetap.Hadir.di.Pasar


09.38 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger